Halloween Costume ideas 2015

SD NEGERI 1 ASEMRUDUNG

Latest Post
Administrasi Akreditasi Aplikasi Buku Download Format Ijazah dan SHUN Semua Jenjang Sekolah Tahun 2016 - Resmi Kemendikbud Format Monitoring Administrasi Ujian SD/MI/SDLB Tahun Pelajaran 2015/2016 Guru SD : Unsur-Unsur Belajar Mengajar yang Aktif INDEK DESA MEMBANGUN DI SELURUH INDONESIA PERLU DICERMATI Info Guru: Pedoman Sertifikasi Guru 2016 Informasi Pendidikan Jadwal Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2016 Jenis dan Kode Sertifkat Pendidik Guru Pengampu - Mata Pelajaran Judul-Judul PTK Beserta Segala bentuk Perlengkapannya Juknis Juknis Bantuan Sekolah Sebagai Taman Pendidikan KALDIK AHUN PELAJARAN 2015/2016 Kalender Bulanan Praktis Excel Karyawan SDN 1 Asemrudung Kelas tinggi dan MBS Kerangka Kerja Perubahan Pengembangan Kurikulum Kisi-Kisi Soal Ulangan Harian Kelas 4 ~ Kurikulum 2013 Kisi-Kisi Ujian Semua Jenjang Sekolah Tahun Pelajaran 2015/2016 Konsep Pengembangan Kurikulum PAUDI-TK-RA Konsideran SK PBM Tahun Pelajaran 2014/2015 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas 3 SD - Kurikulum 2013 KTSP Kumpulan Kode Gambar Animasi Untuk di Pasan Kumpulan Puisi Tema Pendidikan Kurikulum 2013 Kurikulum SD : Proses Penyusunan Pengembangan Kurikulum KTSP SD Latihan Soal Ujian Nasional SMP/MTs Lengkap Pembahasannya Lembar Kerja Moda Daring Kombinasi Makalah Manual_Aplikasi_PAUDNI/TK_DAPODIKDAS 2016 Materi Diklat Daring Kombinasi KK A Kelas Bawah Materi Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi A Kelas Atas Materi SD : Materi Masa Orientasi Siswa (MOS) Lengkap Dengan Materi Materi SD: Pertanyaan Tingkat Rendah dan Tingkat Tinggi: Materi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia Media Pembelajaran Model Player dan Power Point-Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Mekanisme Praktis Update Aplikasi Dapodik 2016 Metode Jitu Lulus PLPG Tahun 2016 Metode Praktis Mengaktifkan Peserta Didik |Sekolah Dasar Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi C - Kelas Atas Lengkap Model dan Sistem Kurikulum Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Model Kuis Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Model Kurikulum SMP-SMPLB dan SMP Terbuka Model-Model Kurikulum Satuan Pendidikan Modul GP Moda Daring Mata Pelajaran Bhs. Indonesia ~ SMP/Sederajad Modul Pembelajaran Guru Kelas Rendah Modul Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Kelas Awal ~ Kompetensi B Modul Pembelajaran Kelas Rendah (SD) Modul Pembelajaran Membaca di Kelas rendah Modul PLPG Mata Pelajaran TIK Tahun 2016 PANDUAN PENGISIAN e-PUPNS 2015 Panduan Praktis Cara Penilaian KTSP - KK 2013 di Sekolah Dasar Terbaru [diterbitkan Tahun 2015] Panduan Tehnis "PENGISIAN RAPOR DAN BUKU INDUK" [di Sekolah Dasar] PAUDI-TK "Administrasi Pembelajaran Lengkap" PAUDI/TK-RA "Aplikasi Raport Kurikulum 2013" Pedoman Pemilihan Guru SD Berprestasi Pedoman Penyusunan PTK 2016 Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 | Kemendikbud Pendidikan Berkarakter di Sekolah Penelitian Tindakan Kelas Sekolah Dasar : Kelas I SD Pengawas SD Berprestasi - Tutor Paket A Berprestasi Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI~KD Kurikulum 2013 Permendiknas Nomor: 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah Perpres No. 151 Tahun 2015 tentang Daftar Kenaikan Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemendikbud Perubahan Model Kurikulum Sekolah Daerah Perbatasan PETUNJUK TEKNIS E-PUPNS Phto Kelas 1 SDN 1 Asemrudung Pos KKG dan MGMP - Lengkap Rambu-Rambunya Power Point Guru Bimbingan Konseling (BK) - SMP/MTs Program Kerja Tahunan Kepala Sekolah Dasar (SD) Program Perpustakaan Sekolah Dasar (SD) Program Tahunan (PROTA) Kurikulum SD KTSP PROPOSAL ALAT TIK PROPOSAL BOSDA TAHUN 2015 Proposal Kantin Sekolah Lengkap Proposal PTK PLPG Kelas Rendah - Kelas Proposal Ujian Sekolah (US) Tahun Pelajaran 2015/2016 Proses Penyusunan Kurikulum KTSP SMP - SMA Proses Verivikasi dan Validasi Data Pembelajaran Dapodik PTK Guru Mata Pelajaran Sejarah SMA RESEP KUE KU (KUE KURA-KURA) Revisi Kurikulum 2013 RPP Guru Kelas 1 Revisi Silabus Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar Riwayat Singkat : RA Kartini - Buku Habis Gelap Terbitlah Terang - Pidato Peringatan RPP Al-Qur'an dan Hadist MI Kelas 1-6 Semester Ganjil dan Genap RPP Kelas 1 Semester 2 Kurikulum 2013 RPP Kelas 4 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2016 RPP Kelas 4 Tema 8 Sub Tema 1 - 4 Kurikulum 2013 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 Tema 9 Semester 2 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 SMT 2 Khusus Mata Pelajaran Matematika RPP Kurikulum 2013 Kelas I dan IV Setelah Direvisi RPP Mata Pelajaran FIQIH Madrasah Ibtidaiyah [MI] Kelas 1-2-3-4-5- dan Kelas 6 RPP PENJASORKES KELAS 1-6 SD RPP Prakarya SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 Document RPP SMA Kurikulum 2013 Kelas X ~ XI Semester I~II. Salinan Lampiran Permendikbud No. 64 Tahun 2013 SD SMP Soal Surat Tutorial

Berbagai Pengumuman Seleksi CPNS Di Segala Instansi Tahun Ini

Berbagai Pengumuman Seleksi CPNS Di Segala Instansi Tahun Ini - Dapat dibilang sebuah pesta CPNS di akhir tahun 2019 ini, karena pemerintah telah membuka seluas-luasnya dan berbagai instansi telah dibuka lowongan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 saat ini.
Berbagai Pengumuman Seleksi CPNS Di Segala Instansi Tahun Ini

Sebagai materi dan dokumen yang perlu dipersiapkan serta berbagai kebutuhan untuk melengkapi para peserta pendaftaran, maka berikut ini telah kami persiapkan ateri-materi lengkapnya di bawah ini.

  1. Pengumuman CPNS 2019 Kementrian Desa Daerah Tertinggal dan Tramsmigrasi 2019.pdf
  2. Formulir Data Administrasi Seleksi Lembaga Profesional BUMN 2019.docx
  3. Info CPNS 2019 Kementerian Pemuda dan Olahraga.pdf
  4. Info CPNS 2019 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.pdf
  5. Lampiran Pengumuman CPNS 2019 Kemendikbud.pdf
  6. Lokasi SKD CPNS 2019 Kemendikbud.pdf
  7. Pengumuman CPNS 2019 Kementan.pdf
  8. Pengumuman Penerimaan CPNS 2019 Kemenkes.pdf
  9. Pengumuman Penerimaan CPNS 2019 Kemnaker.pdf
  10. Pengumuman Penundaan Pendaftaran Online_1.pdf
  11. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kem Kelauatan.pdf
  12. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kemendagri.pdf
  13. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kemendikbud.pdf
  14. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kemenkes.pdf
  15. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kemenlu.pdf
  16. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kementerian ESDM.pdf
  17. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kementerian Perindustrin.pdf
  18. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kominfo.pdf
  19. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Lampiran I CPNS 2019 Kem Kelauatan.pdf
  20. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Lampiran II CPNS 2019 Kem Kelauatan.pdf
  21. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Lampiran III CPNS 2019 Kem Kelauatan.pdf
  22. Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Lampiran IV CPNS 2019 Kem Kelauatan.pdf
  23. Permenpan RB No 23 Tahun 2019 Kebutuhan Pegawai & Pelaksanaan CPNS.pdf
  24. Permenpan RB No 24 Tahun 2019 Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2019.pdf
  25. Rincian Formasi CPNS 2019 Kementan.pdf
  26. Rincian Formasi CPNS 2019 Kemnaker.pdf
  27. Seleksi CPNS 2019 Kementerian Sosial.pdf
  28. Surat Keterangan CPNS 2019 Disabilitas.docx
  29. Surat Lamaran CPNS 2019 Kominfo.docx
  30. Surat Lamaran CPNS 2019 Kemendikbud.pdf
  31. Surat Lamaran CPNS 2019 Kementerian Dalam Negeri.docx
  32. Surat Lamaran CPNS 2019 Kementerian ESDM.pdf
  33. Surat Lamaran dan Surat Pernyataan CPNS 2019 Kemenaker.docx
  34. Surat Pernyataan CPNS 2019 Disabilitas.docx
  35. Surat Pernyataan CPNS 2019 Kemendikbud.pdf
  36. Surat Pernyataan CPNS 2019 Kementerian ESDM.pdf
  37. Surat Pernyataan CPNS 2019 Kominfo.docx
  38. Surat Pernyataan CPNS 2019 Putra Putri Papua dan Papua Barat.docx
  39. Surat Pernyataan CPNS 2019 Tidak Pindah Kementerian Pertanian.doc
  40. Surat Pernyataan CPNS 2019.docx
  41. Surat Pernyataan CPNS 2019.pdf
  42. Surat Ralat Pengumuman Seleksi CPNS 2019 Kemendagri.pdf
Demikian ulasan singkat materi Berbagai Pengumuman Seleksi CPNS Di Segala Instansi Tahun Ini semoga bemanfaat

Informasi Tanya Jawab Seputar CPNS Tahun Sekarang

FAQ CPNS KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2019 

A. PERSYARATAN PENDAFTARAN 

1. Berapa batas usia pelamar CPNS Kemendikbud tahun 2019? 

Jawab: 
Batas usia pelamar CPNS Kemendikbud tahun 2019 adalah sebagai berikut. 
a. Untuk kualifikasi pendidikan SMA s.d. S2 serendah-rendahnya 18 tahun 0 bulan 0 hari dan setinggi-tingginya 35 tahun 0 bulan 0 hari pada saat mendaftar. 
b. Untuk kualifikasi pendidikan S3 serendah-rendahnya 18 tahun 0 bulan 0 hari dan setinggi-tingginya 40 tahun 0 bulan 0 hari pada saat mendaftar. 
Informasi Tanya Jawab Seputar CPNS Tahun Sekarang

2. Bolehkah menggunakan Surat Keterangan Lulus untuk pendaftaran CPNS Kemendikbud tahun 2019? 

Jawab: 
Surat keterangan lulus tidak dapat digunakan untuk persyaratan melamar CPNS Kemendikbud tahun 2019. 

3. Apakah pelamar dengan jenjang pendidikan yang lebih tinggi (misal: S2) dapat mendaftar pada formasi dengan jenjang pendidikan yang lebih rendah (misal: S1)? 

Jawab: 
Pelamar dapat mendaftar dengan menggunakan jenjang pendidikan yang lebih rendah sepanjang formasi tersedia. Ijazah yang digunakan untuk melamar adalah sebagaimana yang dipersyaratkan dalam formasi. 
4. Apa saja jenis formasi yang dibuka dalam seleksi penerimaan CPNS Kemendikbud tahun 2019? 

Jawab: 
a. Formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude. 
b. Formasi Penyandang Disabilitas. 
c. Formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat. 
d. Formasi Umum. 

5. Jika saya akan melamar pada formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude, hal apa yang harus diperhatikan? 

Jawab: 
a. Pastikan Anda adalah lulusan terbaik berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude (dibuktikan dengan melampirkan dokumen pendukung yang menyatakan bahwa Anda merupakan lulusan terbaik). 
b. Pastikan bahwa pada saat lulus, akreditasi Perguruan Tinggi (PT) dan Prodi Anda adalah A/Unggul. 


6. Jika saya akan melamar pada formasi Penyandang Disabilitas, hal apa yang harus diperhatikan? 

Jawab: 
a. Pastikan Anda memenuhi kriteria formasi yang akan Anda lamar. 
b. Lampirkan surat keterangan dari dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis dan tingkat disabilitas yang Anda alami. 

7. Jika saya akan melamar pada formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat, hal apa yang harus diperhatikan? 

Jawab: 
a. Pastikan Anda merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak dan/atau ibu) asli Papua/Papua Barat. 
b. Pada saat mengirimkan kelengkapan berkas administrasi lampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut: 
1) akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir Anda; 
2) fotokopi KTP orang tua (bapak kandung dan/atau ibu kandung); 
3) surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku yang menyatakan bahwa orang tua Anda (bapak dan/atau ibu) adalah asli Papua/Papua Barat. 

8. Apakah fotokopi Surat Keterangan Perekaman e-KTP dapat dipergunakan sebagai pengganti fotokopi KTP untuk mendaftar? 

Jawab: 
Dapat. Selama Anda sudah berhasil mendaftar di https://sscasn.bkn.go.id, maka fotokopi Surat Keterangan Perekaman e-KTP dapat dipergunakan sebagai pengganti fotokopi KTP. 

9. Apabila KTP saya hilang, dokumen apakah yang dapat saya kirimkan untuk melengkapi berkas administrasi sebagai pengganti fotokopi KTP? 

Jawab: 
Selama Anda sudah berhasil mendaftar di https://sscasn.bkn.go.id, maka surat keterangan kehilangan dari kepolisian dapat digunakan sebagai pengganti fotokopi KTP. 
KTP Anda harap segera diurus agar saat pelaksanaan SKD KTP tersebut sudah ada. 

10. Pada formasi Putra/Putri Lulusan Terbaik berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude terdapat persyaratan akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi harus A/Unggul. Yang dimaksud apakah akreditasi saat ini atau pada saat saya lulus? 

Jawab: 
Akreditasi yang digunakan sebagai persyaratan seleksi administrasi adalah akreditasi yang masih berlaku ketika ijazah dikeluarkan. 

11. Bolehkah pelamar penyandang disabilitas mendaftar pada formasi lainnya selain formasi khusus penyandang disabilitas? 

Jawab: 
Pelamar penyandang disabilitas diperbolehkan mendaftar pada formasi jabatan yang terdapat dalam jenis formasi lainnya selain formasi khusus penyandang disabilitas dengan catatan dalam pengumuman penerimaan pengadaan CPNS 2019 dicantumkan informasi bahwa formasi jabatan tersebut boleh dilamar oleh pelamar penyandang disabilitas. 

12. Dokumen apa yang harus dilampirkan oleh penyandang disabilitas yang melamar pada formasi umum atau formasi khusus lain selain formasi penyandang disabilitas? 

Jawab: 
Khusus untuk pelamar penyandang disabilitas yang melamar pada formasi umum dan formasi khusus lain selain formasi penyandang disabilitas, wajib melampirkan surat keterangan asli dari dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan tentang jenis dan/atau tingkat disabilitas yang dialami. 

13. Apakah yang dimaksud dengan Pelamar P1/TL? 

Jawab: 
Peserta Seleksi CPNS 2018 dengan kriteria: 
a. Memenuhi Nilai ambang batas/PG sesuai dengan Peraturan Menpan-RB No 37 Tahun 2018. 
b. Masuk 3 kali formasi jabatan, mengikuti SKB Tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir. 
c. Memiliki NIK yang sama dengan NIK yang digunakan dalam seleksi CPNS tahun 2018. 

14. Bagaimana cara pelamar mengetahui apakah termasuk ke dalam pelamar P1/TL? 

Jawab: 
Pelamar dapat mengecek status P1/TL atau bukan dengan cara mengakses website helpdesk SSCASN BKN, kemudian memasukkan NIK dan Nomor Peserta Seleksi CPNS tahun 2018 pada menu “Cek Status P1/TL”. 
15. Apakah kualifikasi pendidikan yang digunakan oleh pelamar P1/TL harus sama dengan kualifikasi pendidikan yang digunakan pada pelaksanaan seleksi CPNS 2018? 

Jawab: 
Pelamar P1/TL dapat mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS tahun 2019 dengan menggunakan kualifikasi pendidikan yang harus sama dengan saat melamar sebagai CPNS tahun 2018. 

16. Apakah jabatan dan instansi pemerintah yang boleh dilamar oleh pelamar P1/TL harus sama dengan jabatan dan instansi yang dilamar pada seleksi penerimaan CPNS 2018? 

Jawab: 
Pelamar dari P1/TL dapat mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS tahun 2019 pada jabatan dan instansi yang diinginkan baik sama ataupun tidak sama dengan yang dilamar saat mendaftar sebagai CPNS tahun 2018 selama kualifikasi pendidikan yang digunakan sama dengan kualifikasi pendidikan saat mengikuti seleksi CPNS Tahun 2018. 

17. Apakah terdapat ketentuan dalam penulisan surat lamaran? 

Jawab: 
a. Surat lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam 
b. Ditujukan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 
c. Dibuat pada tanggal pendaftaran 
d. Surat lamaran sebaiknya ditulis dalam kertas HVS ukuran A4/F4 

B. PROSES PENDAFTARAN 

1. Apakah saya dapat melamar lebih dari satu jabatan? 

Jawab: 
Untuk formasi CPNS tahun 2019, setiap pelamar CPNS hanya diperkenankan mendaftar pada 1 (satu) instansi, 1 (satu) jabatan, dan 1 (satu) jenis formasi. 
2. Apa yang harus saya lakukan jika NIK dan Nomor KK saya tidak ditemukan? 

Jawab: 
Silakan Anda melapor dan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sesuai dengan KTP Anda. 
3. Apakah yang harus saya lakukan jika saya lupa password yang saya gunakan pada saat mendaftar di SSCASN BKN? 

Jawab: 
Silakan Anda mengikuti petunjuk yang tertera pada laman SSCASN BKN. 
4. Apakah saya dapat mengganti/membatalkan instansi yang telah saya pilih? 

Jawab: 
Anda tidak dapat mengganti instansi yang telah Anda pilih apabila sudah menekan tombol kirim. Harap periksa kembali seluruh data yang Anda isikan, sebelum Anda mengirimkannya, karena data yang telah dikirim tidak dapat diubah dengan alasan apapun. 
5. Apakah saya harus mengirimkan seluruh kelengkapan dokumen pendaftaran ke Kemendikbud? 

Jawab: 
Tidak. Anda cukup mengunggah hasil scan kelengkapan dokumen pada laman SSCASN BKN 
Download Juga: Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 1-6 Semester 1
6. Apakah yang harus saya lakukan jika saya gagal mengunggah pas foto? 

Jawab: 
Pastikan ukuran file yang akan diunggah tidak kurang dari 120 kb dan tidak lebih dari 200 kb per file, format file dalam .jpg atau .jpeg. Apabila ukuran dan format tidak sesuai dengan ketentuan tersebut, maka file tidak akan terunggah. 

7. Berapa ukuran file hasil Scan KTP elektronik (e-KTP) asli atau asli surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang dapat diunggah ke dalam SSACASN BKN pada proses pendaftaran? 

Jawab: 
File berukuran minimal 120 kb, maksimal 200 kb, dalam format .jpg atau .jpeg. 
8. Berapa ukuran file hasil scan ijazah asli yang dapat diunggah ke dalam SSCASN BKN pada proses pendaftaran? 

Jawab: 
File berukuran maksimal 800 kb 
9. Berapa ukuran file hasil scan transkrip atau daftar nilai yang tertera pada Surat Tanda Tamat Belajar yang dapat diunggah ke dalam SSCASN BKN pada proses pendaftaran? 

Jawab: 
File berukuran maksimal 600 kb, dalam format .pdf (jika lebih dari satu lembar harus dijadikan satu file, bukan di .zip atau .rar) 
Download Juga: Prediksi Soal Postest PKP Berbasis Zonasi Tahun Sekarang
C. PROSES SELEKSI 

1. Apakah lokasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) harus sama dengan lokasi unit kerja yang dilamar? 

Jawab: 
SKD dilaksanakan di masing-masing lokasi tes yang ditentukan berdasarkan zona wilayah yang dipilih pada saat pendaftaran. Silakan anda memilih lokasi tes yang paling dekat dengan domisili Anda. 

2. Apabila pelamar P1/TL dinyatakan lulus seleksi administrasi dan diperkenankan mengikuti SKD, nilai mana yang akan digunakan untuk pemeringkatan hasil SKD? 

Jawab: 
Pelamar dari P1/TL diberikan peluang menggunakan nilai terbaik antara nilai SKD tahun 2018 dan nilai SKD tahun 2019, sebagai dasar untuk mengikuti tahap SKB selanjutnya. 
Download Juga: Berbagai Aplikasi Pendidikan Terkini
3. Apakah Pelamar P1/TL harus mengikuti SKD pada pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2019? Bagaimana jika Pelamar P1/TL tidak mengikuti SKD pada pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2019? 

Jawab: 
Pelamar harus memilih untuk mengikuti atau tidak mengikuti SKD tahun 2019 pada sistem SSCASN. 
a) Bagi pelamar dari P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD tahun 2019, kemudian tidak hadir SKD, maka pelamar dinyatakan gugur. 
b) Bagi pelamar dari P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD tahun 2019, maka nilai SKD yang digunakan adalah nilai SKD tahun 2018. 

Selengkapnya dapat di download disini

Berbagai Aplikasi Pendidikan Terkini

Berbagai Aplikasi Pendidikan Terkini - Pada dasarnya, aplikasi dibangun untuk mengolah instruksi dari pengguna sebagai input dan mengeluarkan hasil yang diinginkan sebagai output. Sebagai contoh, pada aplikasi web browser Anda mengetikkan “Absensi Siswa” sebagai inputnya dan butuh beberapa detik saja informasi mengenai buku digital telah dihasilkan.  Dari contoh tersebut sudah dapat dibuktikan bahwa aplikasi memberikan kemudahan bagi banyak orang. Saat ini, banyak para pemrogram yang memamerkan aplikasi buatannya kepada publik.
Berbagai Aplikasi Pendidikan Terkini
Berbagai Aplikasi Pendidikan Terkini
Dewasa ini, telah banyak orang yang menggunakan aplikasi. Namun, masih sedikit orang yang memahami definisi dari aplikasi. Lantas, apakah definisi dari aplikasi? Kata Aplikasi diadopsi dari Bahasa Inggris “Application” yang berarti penggunaan, penerapan. Pengertian aplikasi secara lengkap adalah suatu penerapan perangkat lunak (software) yang dikembangkan untuk melakukan tugas tertentu.

Dalam pengembangannya, aplikasi dibedakan menjadi aplikasi desktop, aplikasi web dan aplikasi mobile. Aplikasi yang hanya dapat dijalankan di perangkat komputer/PC disebut aplikasi desktop. Suatu contoh materi yang saat ini kami bagikan secara gratis ini. Aplikasi yang dijalankan jika ada koneksi internet. Sedangkan aplikasi mobile adalah aplikasi yang dapat dijalankan di perangkat mobile. Suatu aplikasi dapat berjalan di berbagai perangkat dioperasikan oleh OS (Operating System) yang terdapat dalam perangkat tersebut.

Beberapa ciri-ciri yang menandakan kualitas dari aplikasi, yaitu aplikasi dapat memenuhi kebutuhan user, merespon instruksi dengan cepat, dapat berjalan di berbagai platform, dan membutuhkan resource (prosesor, memori, media penyimpanan) yang rendah.
Pengertian Aplikasi Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa arti aplikasi, maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Hengky W. Pramana
Menurut Hengky W. Pramana, pengertian aplikasi adalah suatu perangkat lunak yang dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan berbagai aktivitas dan pekerjaan, misalnya; pelayanan masyarakat, aktivitas niaga, periklanan, game, dan berbagai aktivitas lainnya.

2. Harip Santoso
Menurut Harip Santoso, pengertian aplikasi adalah suatu kelompok file (report, class, form) yang dibuat untuk mengeksekusi kegiatan tertentu yang saling berhubungan, misalnya; aplikasi fixed asset dan aplikasi payroll.

3. Sri Widianti
Menurut Sri Widianti, arti aplikasi adalah suatu perangkat lunak yang dibuat sebagai front end sebuah sistem yang dipakai untuk mengelola data sehingga menjadi suatu informasi yang bermanfaat bagi pengguna.

4. Rachmad Hakim S.
Menurut Rachmad Hakim S, pengertian aplikasi adalah sebuah software yang dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya; untuk mengolah dokumen, permainan (game), dan lain sebagainya.

5. Ali Zaki dan Smitdev Community
Menurut Ali Zaki dan Smitdev Community, pengertian aplikasi adalah suatu komponen yang bermanfaat sebagai media untuk mengoperasikan pengolahan data atau kegiatan lainnya, misalnya; membuat dan mengolah file atau dokumen.

Pada dunia pendidikan aplikasi dapat pula digunakan sebagai bahan pengajaran. Misalnya, membuat penyajian materi dilengkapi animasi-animasi agar lebih menarik dengan menggunakan Microsoft Powerpoint. Dengan begitu, suasana pengajaran akan memberikan kenyamanan dan mencapai hasil lebih maksimal.

Demikian kilas balik tentang penjelasan materi Berbagai Aplikasi Pendidikan Terkini semoga dengan penjelasan ini hanyalah untuk menambah wawasan bagi pengunjung, sehingga kilas balik ini juga akan bermanfaat.


Prediksi Soal Postest PKP Berbasis Zonasi Tahun Sekarang

Prediksi Soal Postest PKP Berbasis Zonasi Tahun Sekarang - Program kegiatan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi ini tidak lain merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan bagi peserta didik.
Prediksi Soal Postest PKP Berbasis Zonasi Tahun Sekarang
Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan pembelajaran berorientasi Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Diklat Peningkatan Kompetensi Pembelajaran berbasis zonasi pada tahun 2019 akan segera berakhir. Untuk itu setiap peserta akan mengikuti post test untuk mengukur keberhasilan diklat. Test dilaksanakan dengan menggunakan sistem komputer seperti tes UKG. Untuk itu, tentu semua peserta memerlukan persiapan agar mendapatkan nilai baik dan lulus.

Pada pelaksanaan PKP diakhir kegiatan ini, peserta dalam hal ini Guru Sasaran, akan mengikuti Post Test. Hasil dari tes tersebut memiliki bobot 40 % dari penilaian, sedangkan 60 % nya berasal dari nilai Sikap dan Keterampilan. Nilai Akhir (NA) diperoleh dari penghitungan Nilai Sikap (NS), Keterampilan (NK) dan post test/Test Akhir (TA).

Untuk mencapai nilai tersebut, maka diharapkan perserta benar-benar mempersiapkan mental, percaya diri, dan selalu belajarn jangan dilupakan selalu berdo’a serta mencari celah peluang soal-soal dari berbagai media social, sehingga berikut ini pula soal Post Test PKP Berbasis Zonasi tahun ini.
Link DownloadSoal Postest PKP Berbasis Zonasi Paket 1
Link DownloadSoal Postest PKP Berbasis Zonasi Paket 2
Link DownloadSoal Postest PKP Berbasis Zonasi Paket 3
Link DownloadSoal Postest PKP Berbasis Zonasi Paket 4
Link DownloadSoal Postest PKP Berbasis Zonasi Paket 5
Demikian ulasan singkat materi Prediksi Soal Postest PKP Berbasis Zonasi Tahun Sekarang semoga bermanfaat.

Download Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 6 Semester 1

Download Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 6 Semester 1 - Penilaian kompetensi membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan yang matang. Agar hasil yang diperoleh dari pengolahan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Proses perencanaan dapat dilakukan dengan menentukan kompetensi yang akan diukur. Kompetensi yang akan diukur telah dikembangkan oleh tokoh-tokoh pendidikan. Tokoh-tokoh yang mengembangkan kompetensi meliputi Benjamin S. Bloom, Quellmalz, R.J. Mazano, Robert M. Gangne, David Krathwohl, Norman E.G. dan Linn dan Grouloud.
Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 5 Semester 1

Dalam penentuan kompetensi terlebih dahulu ditentukanlah materi yang akan digunakan. Setelah menentukan materi yang digunakan, langkah selanjutnya adalah  menentukan perilaku yang akan diukur berdasarkan rumusan kompetensi baik standar kompetensi maupun kompetensi dasar yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik di kelas. Namun, sebelum melakukan penilaian, alangkah baiknya apabila kita mengetahui pengertian penilaian terlebih dahulu.

Penilaian menurut Permendikbud No 66 tahun 2013, penilaian merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian-pencapaian kompetensi peserta didik yang mencangkup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan semester, ulangan tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah.

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian potensi intelektual yang terdiri dari tahapan mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Tahapan-tahapan pengetahuan tersebut merupakan perbaikan yang dilakukan Krathwohl terhadap taksonomi Blomm. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan menggunakan tes tertulis, lisan, maupun penugasan.

Cakupan penilaian pengetahuan menurut Permendikbud Nomor 60 tahun 2013 meliputi pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural. Pengetahuan faktual merupakan pengetahuan yang berkaitan dengan termonologi atau istilah serta bagian detail tentang unsur. Pengetahuan konseptual merupakan pengetahuan yang berkaitan dengan penggolongan, katagori, teori prinsip, generalisasi, model, dan struktur. Pengetahuan prosedural adalah pengetahuan mengenai alogoritma dalam melakukan sesuatu. Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan dengan tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Tes tertulis, lisan, dan penugasan memerlukan butir soal di dalam penggunaannya.

Bagaimakah langkah-langkah untuk menyusun soal?

Langkah penyusunan soal meliputi:  

(1) menentukan tujuan tes, 
(2) menentukan kompetensi yang akan diujikan, 
(3) menentukan materi yang akan diujikan, 
(4) menetapkan penyebaran butir soal berdasarkan kompetensi, materi, dan bentuk penilaian, 
(5) menyusun kisi-ksi, 
(6) menulis butir soal, 
(7) memvalidasi butir soal, 
(8) merakit soal, 
(9) menyusun pedoman penskoran, 
(10) uji coba butir soal, 
(11) analisis butir soal secara kuantitatif dari data hasil empiric, dan 
(12) perbaikan. 

Terdapat penyusunan kisi-kisi di dalam uraian langkah-langkah tersebut. Kisi-kisi merupakan deskripsi kompetensi dan materi yang akan diujikan. Tujuan pembuatan kisi-kisi adalah menentukan ruang lingkup dan sebagai petunjuk dalam memahami soal. Kisi-kisi yang baik adalah kisi-kisi dapat mewakili isi silabus atau materi yang telah diajarkan, komponen-komponennya mudah diuraikan dan dipahami, serta materi yang akan diujikan dapat dibuatkan soalnya.

Penyusunan kisi-kisi tidak dapat dilepaskan dari penyusunan indikator. Indikator yang berada di dalam kisi-kisi merupakan pedoman dalam merumuskan soal yang dikehendaki. Indikator yang baik adalah indikator yang menggunakan kata kerja operasional yang tepat, menggunakan satu kata kerja operasional untuk pilihan ganda, dan satu atau lebih untuk soal yang berbentuk uraian.

Setelah menentukan indikator dan kisi-kisi, tindakan berikutnya adalah menyusun butir soal. Penyusunan butir soal harus berpedoman pada kisi-kisi dan indikator yang telah dibuat serta kaidah penulisan soal baik soal uraian maupun soal pilihan ganda. Baik soal pilihan ganda maupun soal uraian mempunyai kelebihan dan kekurangan. 

Kelebihan soal pilihan ganda adalah mampu menilai secara objektif dan kelebihan soal uraian adalah dapat menilai kemampuan peserta didik dalam mengoranisisr jawaban dengan menggunakan bahasa sendiri. Kekurangan soal pilihan ganda adalah sukar untuk menentukan pengecohnya sedangkan kekurangan soal uraian adalah sukar menentukan pedoman penskorannya. Nana Sudjana (2009) berpendapat kelebihan soal bentuk pilihan ganda adalah:

a. Materi yang diujikan dapat mencangkup sebagian besar dari bahan pengajaran yang diajarkan
b. Jawaban siswa dapat dikoreksi dengan mudah dan cepat
c. Jawaban untuk setiap pertanyaan sudah pasti benar maupun sudah pasti salah sehingga bersifat objektif

Selain kelebihan, soal pilihan ganda juga mempunyai kelemahan. Nana Sudjana (2009) berpendapat kelemahan soal pilihan ganda adalah :

a. Kemungkinan untuk melakukan tebakan jawaban masih cukup besar
b. Proses berpikir siswa tidak dapat diketahui dengan nyata

Penulisan soal uraian diperlukan ketepatan dan kelengkapan. Ketetapan artinya adalah materi yang ditanyakan tepat dinyatakan dalam bentuk uraian . Kelengkapan adalah kelengkapan periliaku diukur yang digunakan untuk menetapkan aspek yang dinilai di dalam pedoman penskorannya. Berdasarkan metode penskorannya, soal uraian digolongkan ke dalam dua bentuk yaitu uraian objektif dan uraian non objektif. Bentuk uraian objektif menilai hasil jawaban yang diberikan peserta didik dengan 1, 0, maupun benar salah. Bentuk uraian non objektif merupakan soal uraian yang penskorannya sulit untuk dilakukan.

Penulisan soal bentuk uraian membutuhkan kaidah-kaidah. Kaidah-kaidah yang perlu diperhatikan dalam penyusunan soal meliputi:

1. Materi

• Soal harus sesuai indikator
• Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan
• Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran
• Materi yang ditanyakan sesuai tingkat pendidikan

2.Kontruksi

• Menggunakan kata tanya
• Ada petunjuk yang jelas
• Setiap soal ada pedoman penskorannya
• Tabel, gambar, grafik disajikan dengan jelas terbaca, dan berfungsi

3.Bahasa

• Komunikatif
• Sesuai EYD
• Tidak menimbulkan penafsiran ganda
• Tidak menggunakan bahasa daerah maupun bahasa tabu
• Tifak menyinggung perasaan perasaan peserta didik.

Dalam penyusunan soal pilihan ganda juga menggunakan kaidah-kaidah yang perlu diperhatikan. Penyusunan soal pilihan ganda memerlukan ketelitian dan keterampilan. Hal ini mengandung arti bahwa pengecoh yang digunakan harus dibuat sedemikian rupa sehingga pengecoh tersebut dapat berfungsi. Kaidah-kaidah yang diperlukan dalam penyusunan soal pilihan ganda adalah sebagai berikut:

1.Materi

a. Soal harus sesuai dengan indikator
b. Pengecoh harus berfungsi
c. Terdapat 1 jawaban benar

2.Kontruksi

a. Pokok soal jelas dan tegas
b. Pokok soal hanya pernyataan yang diperlukan saja
c. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke jawaban yang benar
d. Tidak boleh terdapat arti ganda
e. Jawaban harus logis dan homogeny
f. Panjang jawaban harus relatif sama
g. Tidak boleh mengandung pernyataan semua benar maupun semua salah
h. Jawaban berbetuk angka dan waktu harus disusun secara berurutan
i. Gambar, grafik, tabel harus berfungsi dan jelas
j. Pokok soal tidak boleh mengandung kata yang mengungkapkan ketidakpastian
k. Butir soal jangan bergantung pada jawaban sebelumnya

Download juga:


3.  Bahasa

a. Sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan
b. Bahasa harus komunikatif
c. Letakkan kata pada pokok soal

Pilihan ganda yang baik mempunyai beberapa bagian. Nana Sudjana (2009) berpendapat bahwa soal pilihan ganda terdiri dari:

a. Stem merupakan pertanyaan atau pernyataan yang berisi permasalahan yang akan dinyatakan
b. Option merupakan sejumlah pilihan atau alternative jawaban
c. Kunci merupakan jawaban yang benar atau yang paling tepat
d. Distraktor merupakan jawaban-jawaban lain selain kunci jawaban

Format Kisi-kisi penulisan soal terdiri dari: jenis sekolah, maple, kurikulum, alokasi waktu, jumlah soal, bentuk soal, penyusun, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar (KI/KD), kelas/semester, materi pokok, indikator soal, dan nomor soal.

Sebagai gambaran nyata penjelasan/uraian di atas berikut ini telah kami persiapkan materi Kisi-Kisi lengkap dengan perpaduan soalnya untuk pelaksanaan penilaian Akhir Semester ganjil.

Demikian semoga materi Download Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 6 Semester 1 dapat bermanfaat, dan apabila materi yang kami bagikan ini bermanfaat silahkan bagikan kepada rekan-rekan yang lain atau langsung bagikan melalui media sosial pilihan di bawah ini.

Download Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 5 Semester 1

Download Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 5 Semester 1 - Penilaian kompetensi membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, dan pengolahan yang matang. Agar hasil yang diperoleh dari pengolahan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Proses perencanaan dapat dilakukan dengan menentukan kompetensi yang akan diukur. Kompetensi yang akan diukur telah dikembangkan oleh tokoh-tokoh pendidikan. Tokoh-tokoh yang mengembangkan kompetensi meliputi Benjamin S. Bloom, Quellmalz, R.J. Mazano, Robert M. Gangne, David Krathwohl, Norman E.G. dan Linn dan Grouloud.
Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 5 Semester 1

Dalam penentuan kompetensi terlebih dahulu ditentukanlah materi yang akan digunakan. Setelah menentukan materi yang digunakan, langkah selanjutnya adalah  menentukan perilaku yang akan diukur berdasarkan rumusan kompetensi baik standar kompetensi maupun kompetensi dasar yang disesuaikan dengan kemampuan peserta didik di kelas. Namun, sebelum melakukan penilaian, alangkah baiknya apabila kita mengetahui pengertian penilaian terlebih dahulu.

Penilaian menurut Permendikbud No 66 tahun 2013, penilaian merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian-pencapaian kompetensi peserta didik yang mencangkup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan semester, ulangan tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah.

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian potensi intelektual yang terdiri dari tahapan mengetahui, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Tahapan-tahapan pengetahuan tersebut merupakan perbaikan yang dilakukan Krathwohl terhadap taksonomi Blomm. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan menggunakan tes tertulis, lisan, maupun penugasan.

Cakupan penilaian pengetahuan menurut Permendikbud Nomor 60 tahun 2013 meliputi pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural. Pengetahuan faktual merupakan pengetahuan yang berkaitan dengan termonologi atau istilah serta bagian detail tentang unsur. Pengetahuan konseptual merupakan pengetahuan yang berkaitan dengan penggolongan, katagori, teori prinsip, generalisasi, model, dan struktur. Pengetahuan prosedural adalah pengetahuan mengenai alogoritma dalam melakukan sesuatu. Teknik penilaian kompetensi pengetahuan dilakukan dengan tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Tes tertulis, lisan, dan penugasan memerlukan butir soal di dalam penggunaannya.

Bagaimakah langkah-langkah untuk menyusun soal?

Langkah penyusunan soal meliputi:  

(1) menentukan tujuan tes, 
(2) menentukan kompetensi yang akan diujikan, 
(3) menentukan materi yang akan diujikan, 
(4) menetapkan penyebaran butir soal berdasarkan kompetensi, materi, dan bentuk penilaian, 
(5) menyusun kisi-ksi, 
(6) menulis butir soal, 
(7) memvalidasi butir soal, 
(8) merakit soal, 
(9) menyusun pedoman penskoran, 
(10) uji coba butir soal, 
(11) analisis butir soal secara kuantitatif dari data hasil empiric, dan 
(12) perbaikan. 

Terdapat penyusunan kisi-kisi di dalam uraian langkah-langkah tersebut. Kisi-kisi merupakan deskripsi kompetensi dan materi yang akan diujikan. Tujuan pembuatan kisi-kisi adalah menentukan ruang lingkup dan sebagai petunjuk dalam memahami soal. Kisi-kisi yang baik adalah kisi-kisi dapat mewakili isi silabus atau materi yang telah diajarkan, komponen-komponennya mudah diuraikan dan dipahami, serta materi yang akan diujikan dapat dibuatkan soalnya.

Penyusunan kisi-kisi tidak dapat dilepaskan dari penyusunan indikator. Indikator yang berada di dalam kisi-kisi merupakan pedoman dalam merumuskan soal yang dikehendaki. Indikator yang baik adalah indikator yang menggunakan kata kerja operasional yang tepat, menggunakan satu kata kerja operasional untuk pilihan ganda, dan satu atau lebih untuk soal yang berbentuk uraian.

Setelah menentukan indikator dan kisi-kisi, tindakan berikutnya adalah menyusun butir soal. Penyusunan butir soal harus berpedoman pada kisi-kisi dan indikator yang telah dibuat serta kaidah penulisan soal baik soal uraian maupun soal pilihan ganda. Baik soal pilihan ganda maupun soal uraian mempunyai kelebihan dan kekurangan. 

Kelebihan soal pilihan ganda adalah mampu menilai secara objektif dan kelebihan soal uraian adalah dapat menilai kemampuan peserta didik dalam mengoranisisr jawaban dengan menggunakan bahasa sendiri. Kekurangan soal pilihan ganda adalah sukar untuk menentukan pengecohnya sedangkan kekurangan soal uraian adalah sukar menentukan pedoman penskorannya. Nana Sudjana (2009) berpendapat kelebihan soal bentuk pilihan ganda adalah:

a. Materi yang diujikan dapat mencangkup sebagian besar dari bahan pengajaran yang diajarkan
b. Jawaban siswa dapat dikoreksi dengan mudah dan cepat
c. Jawaban untuk setiap pertanyaan sudah pasti benar maupun sudah pasti salah sehingga bersifat objektif

Selain kelebihan, soal pilihan ganda juga mempunyai kelemahan. Nana Sudjana (2009) berpendapat kelemahan soal pilihan ganda adalah :

a. Kemungkinan untuk melakukan tebakan jawaban masih cukup besar
b. Proses berpikir siswa tidak dapat diketahui dengan nyata

Penulisan soal uraian diperlukan ketepatan dan kelengkapan. Ketetapan artinya adalah materi yang ditanyakan tepat dinyatakan dalam bentuk uraian . Kelengkapan adalah kelengkapan periliaku diukur yang digunakan untuk menetapkan aspek yang dinilai di dalam pedoman penskorannya. Berdasarkan metode penskorannya, soal uraian digolongkan ke dalam dua bentuk yaitu uraian objektif dan uraian non objektif. Bentuk uraian objektif menilai hasil jawaban yang diberikan peserta didik dengan 1, 0, maupun benar salah. Bentuk uraian non objektif merupakan soal uraian yang penskorannya sulit untuk dilakukan.

Penulisan soal bentuk uraian membutuhkan kaidah-kaidah. Kaidah-kaidah yang perlu diperhatikan dalam penyusunan soal meliputi:

1. Materi

• Soal harus sesuai indikator
• Setiap pertanyaan harus diberikan batasan jawaban yang diharapkan
• Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran
• Materi yang ditanyakan sesuai tingkat pendidikan

2.Kontruksi

• Menggunakan kata tanya
• Ada petunjuk yang jelas
• Setiap soal ada pedoman penskorannya
• Tabel, gambar, grafik disajikan dengan jelas terbaca, dan berfungsi

3.Bahasa

• Komunikatif
• Sesuai EYD
• Tidak menimbulkan penafsiran ganda
• Tidak menggunakan bahasa daerah maupun bahasa tabu
• Tifak menyinggung perasaan perasaan peserta didik.

Dalam penyusunan soal pilihan ganda juga menggunakan kaidah-kaidah yang perlu diperhatikan. Penyusunan soal pilihan ganda memerlukan ketelitian dan keterampilan. Hal ini mengandung arti bahwa pengecoh yang digunakan harus dibuat sedemikian rupa sehingga pengecoh tersebut dapat berfungsi. Kaidah-kaidah yang diperlukan dalam penyusunan soal pilihan ganda adalah sebagai berikut:

1.Materi

a. Soal harus sesuai dengan indikator
b. Pengecoh harus berfungsi
c. Terdapat 1 jawaban benar

2.Kontruksi

a. Pokok soal jelas dan tegas
b. Pokok soal hanya pernyataan yang diperlukan saja
c. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke jawaban yang benar
d. Tidak boleh terdapat arti ganda
e. Jawaban harus logis dan homogeny
f. Panjang jawaban harus relatif sama
g. Tidak boleh mengandung pernyataan semua benar maupun semua salah
h. Jawaban berbetuk angka dan waktu harus disusun secara berurutan
i. Gambar, grafik, tabel harus berfungsi dan jelas
j. Pokok soal tidak boleh mengandung kata yang mengungkapkan ketidakpastian
k. Butir soal jangan bergantung pada jawaban sebelumnya

3.  Bahasa

a. Sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan
b. Bahasa harus komunikatif
c. Letakkan kata pada pokok soal

Download juga:


Pilihan ganda yang baik mempunyai beberapa bagian. Nana Sudjana (2009) berpendapat bahwa soal pilihan ganda terdiri dari:

a. Stem merupakan pertanyaan atau pernyataan yang berisi permasalahan yang akan dinyatakan
b. Option merupakan sejumlah pilihan atau alternative jawaban
c. Kunci merupakan jawaban yang benar atau yang paling tepat
d. Distraktor merupakan jawaban-jawaban lain selain kunci jawaban

Format Kisi-kisi penulisan soal terdiri dari: jenis sekolah, maple, kurikulum, alokasi waktu, jumlah soal, bentuk soal, penyusun, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar (KI/KD), kelas/semester, materi pokok, indikator soal, dan nomor soal.

Sebagai gambaran nyata penjelasan/uraian di atas berikut ini telah kami persiapkan materi Kisi-Kisi lengkap dengan perpaduan soalnya untuk pelaksanaan penilaian Akhir Semester ganjil.
  1. Download File: Kisi-kisi Matematika Kelas 5.docx
  2. Download File: Kisi-kisi Bahasa Indonesia Kelas 5.doc
  3. Download File: Kisi-kisi Bahasa Inggris Kelas 5.docx
  4. Download File: Kisi-kisi IPA Kelas 5.doc
  5. Download File: Kisi-Kisi IPS Kelas 5.docx
  6. Download File: Kisi-kisi PAI (Kelas 5).xls
  7. Download File: Kisi-kisi PJOK Kelas 5.docx
  8. Download File: Kisi-kisi PPKn Kelas 5.docx
  9. Download File: Kisi-kisi SBK Kelas 5.doc
  10. Download File: Soal Bahasa Indonesia Kelas 5.docx
  11. Download File: Soal Bahasa Inggris Kelas 5.docx
  12. Download File: Soal IPA Kelas 5.docx
  13. Download File: Soal IPS Kelas 5.docx
  14. Download File: Soal Matematika Kelas 5.doc
  15. Download File: Soal PAI KELAS 5.doc
  16. Download File: Soal PJOK Kelas 5.docx
  17. Download File: Soal PPKn Kelas 5.docx
  18. Download File: Soal SBK Kelas 5.docx

Demikian semoga materi Download Kisi-Kisi PAS Lengkap Soalnya K13 Kelas 5 Semester 1 dapat bermanfaat, dan apabila materi yang kami bagikan ini bermanfaat silahkan bagikan kepada rekan-rekan yang lain atau langsung bagikan melalui media sosial pilihan di bawah ini.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget