Halloween Costume ideas 2015

SD NEGERI 1 ASEMRUDUNG

Latest Post
Administrasi Akreditasi Aplikasi Buku Download E-Billing Pajak-Cara Praktis Bayar Pajak Online Format Blangko Ijazah Pada Satuan Pendidikan Dasar & Menengah Tahun 2015/2016 Format Buku Raport Kurikulum 2013 FORMAT EVALUASI DIRI FORMAT EXEL [EVADIR] Format Excel Laporan Bulanan PAUDI/TK - SD/MI Format Ijazah dan SHUN Semua Jenjang Sekolah Tahun 2016 - Resmi Kemendikbud Format Monitoring Administrasi Ujian SD/MI/SDLB Tahun Pelajaran 2015/2016 Guru SD : Unsur-Unsur Belajar Mengajar yang Aktif INDEK DESA MEMBANGUN DI SELURUH INDONESIA PERLU DICERMATI Info Guru: Pedoman Sertifikasi Guru 2016 Informasi Pendidikan Jadwal Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2016 Jenis dan Kode Sertifkat Pendidik Guru Pengampu - Mata Pelajaran Judul-Judul PTK Beserta Segala bentuk Perlengkapannya Juknis Juknis Bantuan Sekolah Sebagai Taman Pendidikan KALDIK AHUN PELAJARAN 2015/2016 Kalender Bulanan Praktis Excel Karyawan SDN 1 Asemrudung Kelas tinggi dan MBS Kerangka Kerja Perubahan Pengembangan Kurikulum Kisi-Kisi Soal Ulangan Harian Kelas 4 ~ Kurikulum 2013 Kisi-Kisi Ujian Semua Jenjang Sekolah Tahun Pelajaran 2015/2016 Konsep Pengembangan Kurikulum PAUDI-TK-RA Konsideran SK PBM Tahun Pelajaran 2014/2015 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas 3 SD - Kurikulum 2013 KTSP Kumpulan Kode Gambar Animasi Untuk di Pasan KUMPULAN LAGU WAJIB DAN NASIONAL [173 JUDUL] Kumpulan Puisi Tema Pendidikan Kurikulum 2013 Kurikulum SD : Proses Penyusunan Pengembangan Kurikulum KTSP SD Latihan Soal Ujian Nasional SMP/MTs Lengkap Pembahasannya Lembar Kerja Moda Daring Kombinasi Makalah Manajemen Dapodik PAUDI/TK-RA Lengkap Dengan Path Dapodik 202 Manual_Aplikasi_PAUDNI/TK_DAPODIKDAS 2016 Materi Diklat Daring Kombinasi KK A Kelas Bawah Materi Masa Orientasi Siswa (MOS) SMP/Sederajad ~ Bela Negara Materi Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi A Kelas Atas Materi SD : Materi Masa Orientasi Siswa (MOS) Lengkap Dengan Materi Materi SD: Pertanyaan Tingkat Rendah dan Tingkat Tinggi: Materi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia Media Pembelajaran Model Player dan Power Point-Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Mekanisme Praktis Update Aplikasi Dapodik 2016 Metode Jitu Lulus PLPG Tahun 2016 Metode Praktis Mengaktifkan Peserta Didik |Sekolah Dasar Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi C - Kelas Atas Lengkap Model dan Sistem Kurikulum Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Model Kuis Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Model Kurikulum SMP-SMPLB dan SMP Terbuka Model-Model Kurikulum Satuan Pendidikan Modul GP Moda Daring Mata Pelajaran Bhs. Indonesia ~ SMP/Sederajad Modul Pembelajaran Guru Kelas Rendah Modul Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Kelas Awal ~ Kompetensi B Modul Pembelajaran Kelas Rendah (SD) Modul Pembelajaran Membaca di Kelas rendah Modul PLPG Mata Pelajaran TIK Tahun 2016 PANDUAN KKG/KKKS/MGMP-LENGKAP PROPOSAL & LAPORAN KEGIATANNYA PANDUAN PENGISIAN e-PUPNS 2015 Panduan Praktis Cara Penilaian KTSP - KK 2013 di Sekolah Dasar Terbaru [diterbitkan Tahun 2015] Panduan Tehnis "PENGISIAN RAPOR DAN BUKU INDUK" [di Sekolah Dasar] PAUDI-TK "Administrasi Pembelajaran Lengkap" PAUDI/TK-RA "Aplikasi Raport Kurikulum 2013" Pedoman Pemilihan Guru SD Berprestasi Pedoman Penyusunan PTK 2016 Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 | Kemendikbud Pelepasan Siswa Pendidikan Berkarakter di Sekolah Penelitian Tindakan Kelas Sekolah Dasar : Kelas I SD Pengawas SD Berprestasi - Tutor Paket A Berprestasi Penilaian KK 13 Klas 4 Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI~KD Kurikulum 2013 Permendiknas Nomor: 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah Perpres No. 151 Tahun 2015 tentang Daftar Kenaikan Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemendikbud Perubahan Model Kurikulum Sekolah Daerah Perbatasan PETUNJUK TEKNIS E-PUPNS Phto Kelas 1 SDN 1 Asemrudung Pos KKG dan MGMP - Lengkap Rambu-Rambunya POS UN Tahun Pelajaran 2016/2017 Lengkap Dengan Kisi-Kisi Serta Kelengkapannya Power Point Guru Bimbingan Konseling (BK) - SMP/MTs Program Kerja Tahunan Kepala Sekolah Dasar (SD) Program Perpustakaan Sekolah Dasar (SD) Program Tahunan (PROTA) Kurikulum SD KTSP PROPOSAL ALAT TIK PROPOSAL BOSDA TAHUN 2015 Proposal Kantin Sekolah Lengkap Proposal PTK PLPG Kelas Rendah - Kelas Proposal Ujian Sekolah (US) Tahun Pelajaran 2015/2016 Proses Penyusunan Kurikulum KTSP SMP - SMA Proses Verivikasi dan Validasi Data Pembelajaran Dapodik PTK Guru Mata Pelajaran Sejarah SMA PTK SD : Mata Pelajaran IPA Kelas 6 PTK SD Lengkap Kelas 6 Rangkuman Aplikasi - Penilaian KK 2013 - Update Terbaru | RESEP KUE KU (KUE KURA-KURA) Resume Pembelajaran Kelas IV SD Kurikulum SD KTSP Revisi Kurikulum 2013 RPP Guru Kelas 1 Revisi Silabus Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar Riwayat Singkat : RA Kartini - Buku Habis Gelap Terbitlah Terang - Pidato Peringatan RIWAYAT SINGKAT RA KARTINI RPP Al-Qur'an dan Hadist MI Kelas 1-6 Semester Ganjil dan Genap RPP Kelas 1 Semester 2 Kurikulum 2013 RPP Kelas 4 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2016 RPP Kelas 4 Tema 6 Sub Tema 1-4 RPP Kelas 4 Tema 8 Sub Tema 1 - 4 Kurikulum 2013 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 Tema 9 Semester 2 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 SMT 2 Khusus Mata Pelajaran Matematika RPP Kurikulum 2013 Kelas I dan IV Setelah Direvisi RPP Mata Pelajaran FIQIH Madrasah Ibtidaiyah [MI] Kelas 1-2-3-4-5- dan Kelas 6 RPP PENJASORKES KELAS 1-6 SD RPP Prakarya SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 Document RPP SMA Kurikulum 2013 Kelas X ~ XI Semester I~II. Salinan Lampiran Permendikbud No. 64 Tahun 2013 SD Sejarah Singkat Organisasi Profesi PGRI SMP Soal Surat Tutorial

Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Pengawas Sekolah Terbaru 2019

Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Pengawas Sekolah Terbaru 2019 - Guna meningkatkan kompetensi kepribadian, sosial, supervisi manajerial, supervisi akademik, evaluasi pendidikan, serta penelitian dan pengembangan pengawas sekolah di wilayah provinsi/kabupaten/ kota; dan meningkatkan kualitas supervisi akademik dan manajerial pendidikan dasar dan menengah; serta meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran melalui peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Pemilihan Best Practices Pengawas Sekolah Tahun 2019.
Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Pengawas Sekolah Terbaru 2019
Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Pengawas Sekolah Terbaru 2019
Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019.

A. Peserta

Peserta Kegiatan Pemilihan Best Practices Pengawas Sekolah adalah pengawas sekolah pada jenjang SD, SMP, SMA/SMK maupun pendidikan khusus (SLB), yang memenuhi persyaratan.

B.Kategori

Kategori Kegiatan Pemilihan Best Practices Kepala Sekolah Tahun 2019 meliputi lima kategori.

  1. Pengawas Sekolah Dasar (SD).
  2. Pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP).
  3. Pengawas Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
  4. Pengawas Sekolah Pendidikan Khusus (PK) mencakup SDLB, SMPLB, SMALB, SLB.
C.Persyaratan Calon Peserta

  1. Pengawas sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA/SMK), serta pendidikan khusus (SDLB, SMPLB, SMALB, SLB).
  2. Masih aktif dalam jabatan pengawas sekolah sampai akhir tahun 2019.
  3. Pangkat dan golongan minimal Penata, III/c.
  4. Pendidikan minimal Diploma IV (D-IV) atau Sarjana (S1).
  5. Masa kerja sebagai pengawas sekolah minimal 2 (dua) tahun, dibuktikan dengan keputusan pengangkatan sebagai pengawas sekolah oleh pejabat yang berwenang.
  6. Tidak sedang menjalani proses hukum/menjalani hukuman disiplin.
  7. Tidak sedang dalam proses alih tugas dan mutasi ke jabatan lain.
  8. Belum pernah menjadi pemenang I, II atau III tingkat nasional pada kegiatan Pemilihan Best Practices dan/atau pemilihan pengawas sekolah berprestasi tingkat nasional pada kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.

D. Persyaratan Karya


  1. Karya best practices asli dan belum pernah diikutkan/dipresentasikan dalam kegiatan Pemilihan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud (Tenaga Kependidikan Berprestasi, Simposium, dan sejenisnya).
  2. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) karya best practices.
  3. Dokumen naskah best practices dapat disusun sesuai dengan format terlampir.
  4. Karya didukung dengan video singkat (durasi 3 menit) yang berhubungan dengan profil pengawas sekolah dan sekolah binaan (yang terkait best practices) (penjelasan dan ketentuan video terlampir).

E.Topik Best Practices

Topik atau tema yang dapat dijadikan laporan best practices adalah sebagai berikut.

  • Membina guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (RPP, silabus, media pembelajaran, penilaian, bahan ajar)
  • Membina kemampuan guru dan kepala sekolah dalam pelaksanaan penelitian tindakan (PTK dan PTS)
  • Membina dalam pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, keterampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills/ HOTS) dan sekolah adiwiyata
  • Upaya meningkatan mutu terkait pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) pada sekolah binaannya
  • Membina kemampuan kepala sekolah dalam mengelola sekolah
  • Mengembangkan kompetensi kepala sekolah dalam melakukan supervisi
  • Membantu sekolah dalam menjalin kemitraan
  • Mengembangkan model/metode supervisi klinis yang efektif
  • Upaya mengembangkan profesionalisme guru di sekolah binaan
  • Membina kelompok kerja guru (KKG/MGMP/MGP) dan kelompok kerja kepala sekolah (KKKS/MKKS)
  • Upaya meningkatkan nilai akreditasi sekolah
  • Upaya mengembangkan profesionalisme kepala sekolah binaannya
  • Mengembangkan budaya kerja sekolah dalam rangka meningkatkan prestasi sekolah binaan.

F. Isi Laporan Best Practices

Laporan karya Best Practices disusun dan ditulis oleh kepala sekolah sebagai peserta Pemilihan dapat berisi tentang hal-hal sebagai berikut.

1. Bagian Awal

Bagian ini terdiri atas halaman judul, halaman pernyataan keaslian naskah Pemilihan bermeterai enam ribu rupiah, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan/atau pejabat terkait, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran.

2. Bagian Isi

Bagian ini berisi paparan tentang hal-hal sebagai berikut:

  • Bab Pendahuluan, berisi paparan latar belakang, masalah, tujuan, dan manfaat best practices yang dilaporkan. Latar belakang menguraikan alasan tentang pentingnya Best Practices.
  • Bab Kajian Pustaka, berisi paparan kajian pustaka, teori, peraturan, kebijakan, pedoman terkait dan atau pengalaman yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
  • Bab Hasil dan Pembahasan, berisi tentang paparan pelaksanaan terkait tempat, waktu, dan perangkat atau instrumen yang digunakan ketika best practices dilakukan. Cara pemecahan masalah yang menguraikan secara rinci langkah-langkah atau cara-cara dalam memecahkan masalah, termasuk hambatan-hambatan yang harus diatasi. Penyajian data mencakup keadaan awal dan hasil akhir dari pelaksanaan pemecahan masalah, serta dampaknya bagi sekolah binaan.
  • Bab Simpulan dan Rekomendasi

3. Daftar pustaka dan lampiran-lampiran

G. Teknik Penulisan Laporan


  1. Penulisan laporan harus menggunakan sistematika penulisan sebagaimana terlampir.
  2. Jumlah halaman laporan berkisar antara 15-20 halaman tidak termasuk lampiran.
  3. Isi laporan dengan proporsi: pendahuluan (3-4 halaman), isi (11-14 halaman), dan simpulan (1-2 halaman).
  4. Naskah diketik di atas kertas berukuran A4 dengan spasi 1,5, huruf Times New Roman ukuran huruf 12, batas tepi/margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 4 cm, dan bawah 3 cm. Khusus untuk ukuran huruf tabel dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan.
  5. Di bagian kanan atas cover naskah untuk masing-masing kategori diberi kode:
          a. BPPS-SD untuk pengawas SD
         b. BPPS-SMP untuk pengawas SMP
         c. BPPS-SMA/SMK untuk pengawas SMA/SMK
         d. BPPS–PK untuk kepala Sekolah Pendidikan Khusus (SDLB, SMPLB, SMALB, SLB)

H. Kelengkapan Dokumen

Kelengkapan dokumen discan dalam format pdf meliputi:

  1. Naskah laporan Best Practice.
  2. Ijazah terakhir.
  3. Surat Keputusan Pengangkatan Pengawas Sekolah.
  4. Surat Keputusan Pangkat/Golongan terakhir.
  5. Sertifikat Pendidik.
  6. Surat Pernyataan Keaslian Naskah Best Practices.
  7. Surat Pernyataan berisi tentang:
a.Tidak Sedang Proses Alih Tugas,
b.Tidak Sedang menjalani proses hukum/hukuman disiplin,
c.Belum pernah meraih peringkat (I, II, atau III) tingkat nasional pada kegiatan pemilihan best practice, dan/atau pemilihan pengawas sekolah berprestasi tingkat nasional pada kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.
d.Karya best practice belum pernah diikutkan atau dipresentasikan dalam kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud.
     8.Biodata Peserta.

I. Tata Cara Pendaftaran dan Pengiriman Dokumen


  1. Pendaftaran dilakukan dengan cara registrasi pada laman: https://kesharlindung.tendik.kemdikbud.go.id/ . Silahkan mengisi kolom-kolom yang diminta. Setelah registrasi, silahkan masuk login ke sistem untuk mengupload kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan.
  2. Semua persyaratan dokumen diisi dan disimpan dalam file dengan ekstensi PDF, kecuali naskah best practices.
  3. File naskah best practices harus dalam format Microsoft Word dan dibuat dalam satu file yang tidak terpisah, antara judul, kata pengantar, surat pernyatan, daftar isi, bab pendahuluan, bab kajian pustaka, bab hasil, pembahasan, bab kesimpulan, dan rekomendasi, daftar pustaka, lampiran.
  4. Video yang dibuat harus di upload terlebih dahulu pada Youtube. Alamat URL video di Youtube diketik pada file Microsfot Word dan file tersebut di upload pada laman yang sama.
Selengkapnya download filenya berikut ini:

Demikian semoga materi Tata Cara Menyusun Best Praktice Pengawas Sekolah Terbaru 2019 bermanfaat.

Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Widyaiswara 2019

Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Widyaiswara 2019 - Guna mendorong peningkatan kompetensi widyaiswara dalam pelayanan Dikjartih serta meningkatkan proses dan hasil pembelajaran bermutu; dan meningkatkan kualitas widyaiswara dalam melaksanakan Tupoksi, serta Meningkatkan kompetensi widyaiswara dalam dimensi kepribadian, sosial, pengelolaan pembelajaran, dan substansi Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Pemilihan Best Practices Widyaiswara Tahun 2019. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019.
A.Peserta

Peserta Kegiatan Pemilihan Best Practices Widyaiswara adalah widyaiswara pada PPPPTK, LPPPTKKPTK, LPPKS, LPMP dan Pusdiklat Pegawai Kemdikbud yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan

B. Kategori

Kategori Kegiatan Pemilihan Best Practices Widyaiswara Tahun 2019 hanya memiliki 1 (satu) kategori.

C.Persyaratan Calon Peserta

  1. Widyaiswara di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Kualifikasi akademik minimal S2.
  3. Masa kerja sebagai widyaiswara aktif sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun.
  4. Tidak sedang menjalani proses hukum/menjalani hukuman disiplin.
  5. Tidak sedang dalam proses alih tugas dan mutasi ke jabatan lain.
  6. Belum pernah menjadi pemenang I, II atau III tingkat nasional pada kegiatan sejenis pada kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.
D.Persyaratan Karya

  1. Karya best practices asli dan belum pernah diikutkan/dipresentasikan dalam kegiatan Pemilihan tingkat nasional sejenis yang diselenggarakan oleh Kemendikbud (tendik berprestasi, simposium, dan sejenisnya)
  2. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) karya best practices.
  3. Dokumen naskah best practices dapat disusun sesuai dengan format terlampir.
  4. Karya didukung dengan video singkat (durasi 3 menit) yang berhubungan dengan profil widyaiswara dan hasil best practices (penjelasan dan ketentuan video terlampir).
E. Isi Laporan Best Practices

Laporan karya Best Practices disusun dan ditulis oleh kepala sekolah sebagai peserta Pemilihan dapat berisi tentang hal-hal sebagai berikut.

1. Bagian Awal

Bagian ini terdiri atas halaman judul, halaman pernyataan keaslian naskah Pemilihan bermeterai enam ribu rupiah, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan/atau pejabat terkait, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran.

2. Bagian Isi

Bagian ini berisi paparan tentang hal-hal sebagai berikut:

  • Bab Pendahuluan, berisi paparan latar belakang, masalah, tujuan, dan manfaat best practices yang dilaporkan. Latar belakang menguraikan alasan tentang pentingnya Best Practices.
  • Bab Kajian Pustaka, berisi paparan kajian pustaka, teori, peraturan, kebijakan, pedoman terkait dan atau pengalaman yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
  • Bab Hasil dan Pembahasan, berisi tentang paparan pelaksanaan terkait tempat, waktu, dan perangkat atau instrumen yang digunakan ketika best practices dilakukan. Cara pemecahan masalah yang menguraikan secara rinci langkah-langkah atau cara-cara dalam memecahkan masalah, termasuk hambatan-hambatan yang harus diatasi. Penyajian data mencakup keadaan awal dan hasil akhir dari pelaksanaan pemecahan masalah, serta dampaknya bagi sekolah binaan.
  • Bab Simpulan dan Rekomendasi
3.Daftar pustaka dan lampiran-lampiran

F.Teknik Penulisan Laporan

  1. Penulisan laporan harus menggunakan sistematika penulisan sebagaimana terlampir.
  2. Jumlah halaman laporan berkisar antara 15-20 halaman tidak termasuk lampiran.
  3. Isi laporan dengan proporsi: pendahuluan (3-4 halaman), isi (11-14 halaman), dan simpulan (1-2 halaman).
  4. Naskah diketik di atas kertas berukuran A4 dengan spasi 1,5, huruf Times New Roman ukuran huruf 12, batas tepi/margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 4 cm, dan bawah 3 cm. Khusus untuk ukuran huruf tabel dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan.
  5. Di  bagian  kanan  atas  cover  naskah  untuk  masing-masing  kategori  diberi  kode: BPWI

G.Kelengkapan Dokumen

Kelengkapan dokumen discan dalam format pdf meliputi:

  1. Naskah laporan Best Practice.
  2. Ijazah terakhir.
  3. Surat Keputusan Jabatan Widyaiswara terakhir.
  4. Surat Keputusan Pangkat/Golongan terakhir.
  5. Surat Pernyataan Keaslian Naskah Best Practices.
  6. Surat Pernyataan berisi tentang:

  • Tidak Sedang Proses Alih Tugas,
  • Tidak Sedang menjalani proses hukum/hukuman disiplin,
  • Belum pernah meraih peringkat (I, II, atau III) tingkat nasional pada kegiatan pemilihan best practice nasional pada kurun waktu 2 (dua) tahun terakhir.
  • Karya best practice belum pernah diikutkan atau dipresentasikan dalam kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud.

7. Biodata Peserta.
H. Tata Cara Pendaftaran dan Pengiriman Dokumen

  1. Pendaftaran dilakukan dengan cara registrasi pada laman: https://kesharlindung.tendik.kemdikbud.go.id/ . Silahkan mengisi kolom-kolom yang diminta. Setelah registrasi, silahkan masuk login ke sistem untuk mengupload kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan.
  2. Semua persyaratan dokumen diisi dan disimpan dalam file dengan ekstensi PDF, kecuali naskah best practices.
  3. File naskah best practices harus dalam format Microsoft Word dan dibuat dalam satu file yang tidak terpisah, antara judul, kata pengantar, surat pernyatan, daftar isi, bab pendahuluan, bab kajian pustaka, bab hasil, pembahasan, bab kesimpulan, dan rekomendasi, daftar pustaka, lampiran.
  4. Video yang dibuat harus di upload terlebih dahulu pada Youtube. Alamat URL video di Youtube diketik pada file Microsfot Word dan file tersebut di upload pada laman yang sama.
Selengkapnya dapat langsung didownload di bawah ini:
Demikian ulasan singkat materi Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Widyaiswara 2019 semoga bermanfaat.

Pedoman Khusus Menyusun Makalah Best Praktice Kepala Sekolah Terkini 2019

Pedoman Khusus Menyusun Best Praktice Kepala Sekolah Terkini 2019 - Sebagai kata pengantar penjelasan materi ini bahwa, Kepala Sekolah/Madrasah adalah guru yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. Sebagai tenaga kependidikan, Kepala Sekolah/Madrasah merupakan pemimipin di Sekolah/Madrasah dan mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sebagai pendidik, Kepala Sekolah/Madrasah harus melaksanakan atau memberikan pelajaran atau mengajar bidang studi tertentu atau memberikan bimbingan. Tugas dan tanggung jawab Kepala Sekolah/Madrasah sangat penting sehingga hanya Kepala Sekolah/Madrasah yang memiliki kompetensi dan kreatifitas tinggi yang dapat mengemban tugas tersebut.
Pedoman Khusus Menyusun Makalah Best Praktice Kepala Sekolah Terkini 2019

Lomba Penulisan Best Practice bagi Kepala Sekolah/Madrasah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2016 Tingkat Nasional merupakan salah satu bentuk penghargaan dari pemerintah bagi Kepala Sekolah/Madrasah yang berhasil meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah/Madrasah dan di daerahnya. Melalui penghargaan tersebut diharapkan Kepala Sekolah/Madrasah dapat lebih meningkatkan motivasi dan profesionalisme Kepala Sekolah/Madrasah yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Pedoman ini diterbitkan untuk menjadi acuan bagi penyelenggara Lomba Penulisan Best Practice bagi Kepala Sekolah/Madrasah Pendidikan Dasar dan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2016.
Kami mengharapkan kerjasama dari semua pihak terkait agar pelaksanaan Lomba Penulisan Best Practice bagi Kepala Sekolah/Madrasah Pendidikan Dasar dan Menengah pada Tahun 2016 dapat lebih berkualitas baik penyelenggaraan maupun hasilnya. Sehingga upaya ini dapat mempercepat tercapainya standar mutu pendidikan nasional.

Istilah best practice mengandung arti “pengalaman terbaik” dari keberhasilan seseorang atau kelompok dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mengatasi berbagai masalah dalam lingkungan tertentu.

Best Practice Kepala Sekolah/Madrasah adalah pengalaman terbaik yang dimiliki kepala Sekolah/Madrasah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai kepala sekolah. Kepala sekolah/madrasah harus memiliki kompetensi: (a) kepribadian; (b) manajerial; (c) kewirausahaan; (d) supervisi; dan (e) sosial.
Wujud Best Practice kepala sekolah/madrasah adalah laporan tentang pengalaman terbaik dalam keberhasilan pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelaksanaan tupoksi sebagai kepala sekolah.

Suatu pengalaman dapat dikategorikan sebagai best practice karena memiliki pertanda khas sebagai berikut:

  1. mampu mengembangkan cara baru dan inovatif dalam mengatasi suatu masalah dalam pendidikan khususnya pembelajaran;
  2. mampu memberikan sebuah perubahan atau perbedaan sehingga sering dikatakan hasilnya luar biasa (outstanding result);
  3. mampu mengatasi persoalan tertentu secara berkelanjutan (keberhasilan lestari atau berlangsung lama) atau dampak dan manfaatnya berkelanjutan (tidak sesaat);
  4. mampu menjadi model dan memberi inspirasi dalam membuat kebijakan (pejabat) serta inspiratif perorangan, termasuk murid;
  5. cara dan metode yang digunakan bersifat ekonomis dan efisien.
Tujuan kegiatan

Pedoman Lomba Penulisan Best Practice Bagi Kepala Sekolah/Madrasah Tahun 2016 diterbitkan sebagai acuan dalam melaksanakan Lomba Penulisan Best Practice Bagi Kepala Sekolah/Madrasah Tingkat Nasional, sehingga Lomba Penulisan Best Practice Bagi Kepala Sekolah/Madrasah berjalan dengan transparan, terukur, dan akuntabel.

Pedoman Lomba Penulisan Best Practice Kepala Sekolah 2019.pdf
Demikian semoga materi Pedoman Khusus Menyusun Makalah Best Praktice Kepala Sekolah Terkini 2019 bermanfaat

Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Kepala Sekolah

Tata Cara Menyusun Makalah Best Praktice Kepala Sekolah - Guna mendorong program peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah, kemudian meningkatkan kualitas kepala sekolah dalam memimpin dan mengelola sekolah, dan meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam dimensi kepribadian, supervisi akademik, kepemimpinan pembelajaran, dan kewirausahaan, penelitian tindakan sekolah dan pengembangan, manajemen berbasis sekolah dan dimensi sosial, serta meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran, pengelolaan sekolah, serta kompetensi guru dan kepala sekolah, Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Pemilihan Best Practices Kepala Sekolah Tahun 2019. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019.
A.Peserta

Peserta Kegiatan Pemilihan Best Practices Kepala Sekolah adalah kepala sekolah yang berstatus PNS maupun non-PNS, yang berasal dari sekolah negeri maupun swasta, termasuk pendidikan khusus, yang memenuhi persyaratan.

B.Kategori

Kategori Kegiatan Pemilihan Best Practices Kepala Sekolah Tahun 2019 meliputi lima kategori.

1.Kepala Sekolah Dasar (SD).
2.Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
3.Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA).
4.Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
5.Kepala Sekolah Pendidikan Khusus (PK) mencakup SDLB, SMPLB, SMALB, SLB.

C.Persyaratan Calon Peserta

1.Kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, serta pendidikan khusus.
2.Pendidikan minimal Diploma IV (D-IV) atau Sarjana (S1).
3.Masa kerja sebagai kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut, dibuktikan dengan keputusan pengangkatan sebagai kepala sekolah oleh pejabat yang berwenang.
4.Tidak sedang menjalani proses hukum/menjalani hukuman disiplin.
5.Tidak sedang dalam proses alih tugas ke jabatan lain.
6.Belum pernah menjadi pemenang I, II atau III tingkat nasional pada kegiatan Pemilihan Best Practices dan/atau pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional pada kurun waktu 2 tahun terakhir.

D.Persyaratan Karya

  1. Karya best practices asli dan belum pernah diikutkan/dipresentasikan dalam kegiatan Pemilihan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud (Tenaga Kependidikan Berprestasi, Simposium, dan sejenisnya).
  2. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) karya best practices.
  3. Dokumen naskah best practices dapat disusun sesuai dengan format terlampir.
  4. Karya didukung dengan video singkat (durasi 3 menit) yang berhubungan dengan profil kepala sekolah dan sekolah di bawah pimpinannya, dan penjelasan best practices. (penjelasan dan ketentuan video terlampir).
E.Topik Best Practices
Topik atau tema yang dapat dijadikan laporan best practices adalah sebagai berikut.

  • a.Membina guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (RPP, silabus, media pembelajaran, penilaian, bahan ajar) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan ragam model pembelajaran.
  • b.Membina kemampuan guru dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
  • c.Upaya mengembangkan profesionalisme guru di sekolah.
  • d.Melaksanakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS).
  • e.Membina pengembangan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi dan Sekolah Adiwiyata.
  • f.Upaya meningkatan mutu terkait pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP).
  • g.Membina kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran.
  • h.Menjalin kemitraan dengan stakeholder.
  • i.Mengembangkan metode supervisi akademik yang efektif.
  • j.Melaksanakan pembimbingan dan pelatihan profesional guru.
  • k.Membina kelompok kerja guru (KKG/MGMP/Sekolah).
  • l.Upaya meningkatkan nilai akreditasi sekolah.
  • m.Upaya meningkatkan prestasi sekolah.
  • n.Mengembangkan pembelajaran Teaching Factory dan Produk unggulan.
  • o.Inovasi layanan pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

F.Isi Laporan Best Practices

Laporan karya Best Practices disusun dan ditulis oleh kepala sekolah sebagai peserta Pemilihan dapat berisi tentang hal-hal sebagai berikut.

1.Bagian Awal

Bagian ini terdiri atas halaman judul, halaman pernyataan keaslian naskah Pemilihan bermeterai enam ribu rupiah, halaman lembar persetujuan dari atasan langsung dan/atau pejabat terkait, kata pengantar, abstrak, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran.

2.Bagian Isi

Bagian ini berisi paparan tentang hal-hal sebagai berikut:

  • Bab Pendahuluan, berisi paparan latar belakang, masalah, tujuan, dan manfaat best practices yang dilaporkan. Latar belakang menguraikan alasan tentang pentingnya Best Practices.
  • Bab Kajian Pustaka, berisi paparan kajian pustaka, teori, peraturan, kebijakan, pedoman terkait dan atau pengalaman yang dijadikan rujukan dalam menyelesaikan masalah.
  • Bab Hasil dan Pembahasan, berisi tentang paparan pelaksanaan terkait tempat, waktu, dan perangkat atau instrumen yang digunakan ketika best practices dilakukan. Cara pemecahan masalah yang menguraikan secara rinci langkah-langkah atau cara-cara dalam memecahkan masalah, termasuk hambatan-hambatan yang harus diatasi. Penyajian data mencakup keadaan awal dan hasil akhir dari pelaksanaan pemecahan masalah, serta dampaknya bagi sekolah binaan.
  • Bab Simpulan dan Rekomendasi

3.Daftar pustaka dan lampiran-lampiran

G.Teknik Penulisan Laporan
1.Penulisan laporan harus menggunakan sistematika penulisan sebagaimana terlampir.

2.Jumlah halaman laporan berkisar antara 15-20 halaman tidak termasuk lampiran.

3.Isi laporan dengan proporsi: pendahuluan (3-4 halaman), isi (11-14 halaman), dan simpulan (1-2 halaman).

4.Naskah diketik di atas kertas berukuran A4 dengan spasi 1,5, huruf Times New Roman ukuran huruf 12, batas tepi/margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 4 cm, dan bawah 3 cm. Khusus untuk ukuran huruf tabel dan gambar disesuaikan dengan kebutuhan.

5. Di bagian kanan atas cover naskah untuk masing-masing kategori diberi kode:
a.BPKS-SD untuk kepala SD
b.BPKS-SMP untuk kepala SMP
c.BPKS-SMA untuk kepala SMA
d.BPKS-SMK untuk kepala SMK
e.BPKS–PK untuk kepala Sekolah Pendidikan Khusus (SDLB, SMPLB, SMALB, SLB)

H.Kelengkapan Dokumen
Kelengkapan dokumen discan dalam format pdf meliputi:
1. Naskah laporan Best Practice
2. Ijazah terakhir
3. Surat Keputusan Pengangkatan Kepala Sekolah
4. Surat Keputusan Pangkat/Golongan terakhir
5. Sertifikat Pendidik
6. Surat Pernyataan Keaslian Naskah Best Practices
7. Surat Pernyataan berisi tentang:
   a. Tidak Sedang Proses Alih Tugas,
   b. Tidak Sedang menjalani proses hukum/hukuman disiplin,
  c. Belum pernah meraih peringkat (I, II, atau III) tingkat nasional pada kegiatan pemilihan best practice, dan/atau pemilihan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional pada kurun waktu 2 tahun terakhir.
  d. Karya best practice belum pernah diikutkan atau dipresentasikan dalam kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kemendikbud

8.Biodata Peserta

I.Tata Cara Pendaftaran dan Pengiriman Dokumen

1.Pendaftaran dilakukan dengan cara registrasi pada laman: https://kesharlindung.tendik.kemdikbud.go.id/ . Silahkan mengisi kolom-kolom yang diminta. Setelah registrasi, silahkan masuk login ke sistem untuk mengupload kelengkapan administrasi yang dipersyaratkan.

2.Semua persyaratan dokumen diisi dan disimpan dalam file dengan ekstensi PDF, kecuali naskah best practices.

3.File naskah best practices harus dalam format Microsoft Word dan dibuat dalam satu file yang tidak terpisah, antara judul, kata pengantar, surat pernyatan, daftar isi, bab pendahuluan, bab kajian pustaka, bab hasil, pembahasan, bab kesimpulan, dan rekomendasi, daftar pustaka, lampiran.
Download juga; Contoh hasil Makalah Best Praktice KS
4.Video yang dibuat harus di upload terlebih dahulu pada Youtube. Alamat URL video di Youtube diketik pada file Microsfot Word dan file tersebut di upload pada laman yang sama.

Contoh Makalah Best Praktice Untuk Jabatan Kepala Sekolah

Contoh Makalah Best Praktice Untuk Jabatan Kepala Sekolah - Istilah best practice mengandung arti “pengalaman terbaik” dari keberhasilan seseorang atau kelompok dalam melaksanakan tugas, termasuk dalam mengatasi berbagai masalah dalam lingkungan tertentu.
Contoh Makalah Best Praktice Untuk Jabatan Kepala Sekolah
Contoh Makalah Best Praktice Untuk Jabatan Kepala Sekolah
Best Practice Kepala Sekolah/Madrasah adalah pengalaman terbaik yang dimiliki kepala Sekolah/Madrasah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai kepala sekolah. Kepala sekolah/madrasah harus memiliki kompetensi: (a) kepribadian; (b) manajerial; (c) kewirausahaan; (d) supervisi; dan (e) sosial.

Wujud Best Practice kepala sekolah/madrasah adalah laporan tentang pengalaman terbaik dalam keberhasilan pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelaksanaan tupoksi sebagai kepala sekolah.

Best Practise Kepala Sekolah dalam meningkatkan prestasi Sekolah Dasar ………………. Kecamatan …….. Kabupaten ………………….

A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Pada latar belakang ini menjelaskan berkaitan dengan situasi penulis saat ini, sehingga sebagai contoh kami tulis seperti berikut:
Kepala sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di dunia persekolahan. Pasal 12 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 1990 dan ketentuan lainnya seperti Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Kompetensi Kepala Sekolah pada intinya menyatakan antara lain, “Kepala sekolah bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya dan pendayagunaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana”. Apa yang diungkapkan ini menjadi lebih penting sejalan dengan semakin kompleksnya tuntutan tugas kepala sekolah yang menghendaki dukungan kerja yang efektif dan efisien.

Tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah bagi penulis merupakan amanat yang cukup berat. Saat ini penulis menjabat sebagai Kepala SD ………. Kecamatan ……. Kabupaten ………. Sebelumnya penulis pernah menjabat sebagai kepala sekolah dua periode yaitu di SDN K Talang Dikun Kecamatan Ulubelu (tahun 2001 s.d. 2006) dan SDN 1 Gunungtiga Kecamatan Ulubelu. (tahun 2006 s.d. 2009). Kemudian penulis pada tahun 2009 kembali menjadi guru di Kepala SD ………. Kecamatan ……. Kabupaten ……….  dan pada tahun 2013 penulis diangkat kembali menjadi Kepala Kepala SD ………. Kecamatan ……. Kabupaten ……….. Penulis beranggapan tugas tambahan sebagai kepala sekolah adalah sebuah amanat yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan menghasilkan hasil yang optimal. Bukan sekedar sebuah jabatan yang dibanggakan dan merupakan hal yang sia-sia jika tidak ada perkembangan dan perubahan yang lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya.

Sekolah dasar Negeri 2 Kecamatan Ulubelu mempunyai siswa sebanyak 110 orang siswa dengan latar belakang orang tua bermata pencaharian sebagai petani kopi. Secara geografis letak sekolah ini di daerah pegunungan. Untuk mencapai sekolah ini penulis harus menempuh jalan yang menanjak sekitar 2 kilometer dari pusat desa. Jalan yang harus penulis lalui terbilang sulit karena berisi batu-batu bulat yang sebagian telah hilang sehingga tinggal berupa tanah sehingga dikala waktu hujan sangat sulit untuk mencapai sekolah ini. Kendaraan roda dua agar bisa sampai ke tujuan harus menggunakan rantai ban dan kendaraan roda empat tidak bisa naik ke sekolah karena jalan licin untuk dilewati. Terkadang penulis dan guru-guru lainnnya harus meninggalkan kendaraannnya di jalan atau menitipkannya di rumah-rumah penduduk karena tidak bisa naik karena licinya jalan.

Penulis memiliki tekad untuk menjadikan SD ………. Kecamatan ……. Kabupaten ……….  lebih maju dan bahkan bisa menjadi sekolah rujukanm di Gugus Mawar 2 khususnya dan Kecamatan Ulubelu umumnya. Pada awal masa tugas penulis sebagai kepala sekolah, SD ………. Kecamatan ……. Kabupaten ……….  meski kurang populer di Kecamatan Ulubelu karena minimnya prestasi, sebenarnya sudah memiliki banyak peluang untuk berkembang dan maju. Banyak potensi sekolah yang dapat dijadikan sebagai modal untuk berkembang menjadi sekolah yang responsif perubahan. Masalahnya, banyak hal yang selama ini belum dilakukan. Penyebab utamanya adalah belum adanya sarana belajar yang efektif untuk meningkatkan prestasi sekolah. Motivasi siswa maupun guru terbilang masih rendah karena guru hanya mengajar tidak termotivasi untuk membangun. Sedangkan siswa maupun orang tua belum termotivasi untuk berprestasi karena hanya bertujuan untuk menyelesaikan sekolah dasar saja.

Walupun baru dua tahun masa kerja penulis sebagai kepala sekolah namun banyak prestasi yeng telah dicapai. Sebelumnya tidak ada almari khusus untuk piala karena piala yang ada hanya beberapa buah namun setelah penulis menjadi kepala sekolah dengan berbagai cara sekolah yang dipimpin penulis mendapatkan banyak piala dari beberapa kediatan lomba yang diadakan di tingkat gugus, kecamatan, maupun kabupaten.
Download juga: Materi lengkap MPLS tahun Pelajaran 2019/2020
Namun untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah, banyak kendala yang penulis rasakan. Namun dengan modal semangat dan tekad yang kuat, segala harapan dan cita-cita itu akhirnya terwujud. Untuk mendukung hasil best practice yang telah penulis lakukan maka artikel ini penulis susun agar dapat menjadi salah satu masukan bagi para kepala sekolah dalam mengembangkan kinerja sekolahnya. Sesuai dengan latar belakang tersebut, maka judul best practice ini adalah “Meningkatkan prestasi dengan bermain sambil berlatih di SD ………. Kecamatan ……. Kabupaten ……….”.
Download: Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2019/2020
Apabila dikaji Best Praktice ada kemiripan dengan PTS (Penilaian Tindakan Sekolah), sehingga penjelasan di atas semata merupakan hanya sekilas contoh yang telah kami copas dari materi yang telah kami siapkan berikut ini;
Demikian ulasan singkat materi tentang Contoh Makalah Best Praktice Untuk Jabatan Kepala Sekolah- semoga kesuksesan akan senantiasa menyelimuti khususnya rekan-rekan Kepala Sekolah. Aamien…. 

Materi MPLS SD Tahun 2019 Lengkap Dengan Juknisnya

Materi MPLS SD Tahun 2019 Lengkap Dengan Juknisnya - Memasuki tahun baru, sebagaimana diketahui bersama 3 (tiga) hari pada permulaan masuk sekolah diwajibkan untuk melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dahulu orang menyebutnya Masa Orientasi Siswa (MOS), namun setelah terbitnya permendikbud 18 tahun 2016 lalu pemerintah mengubah nama/istilah tersebut menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Materi MPLS SD Tahun 2019 Lengkap Dengan Juknisnya
Materi MPLS SD Tahun 2019 Lengkap Dengan Juknisnya
Pergantian tahun ajaran memang menyisakan liburan yang sangat panjang. Akan tetapi bagi siswa yang akan naik ke tingkat/jenjang pendidikan selanjutnya pergantian tahun menjadi salah satu harapan agar bisa masuk ke sekolah yang dianggap favorit dan nomor satu.

Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah berlangsung dan hampir ditutup untuk masing-masing sekolah. Setelah masa PPDB berakhir, tiba saatnya para siswa akan masuk ke sekolah lagi. Dan bagi peserta didik baru tentunya akan menjalankan masa orientasi di sekolah, kalau jaman dahulu orang menyebutnya Masa Orientasi Siswa (MOS), namun semenjak tahun 2016 lalu pemerintah mengubah nama tersebut menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Download juga; Juknis PPDB Permendikbud No 20 tahun 2019
Nama tersebut diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat tentang seramnya Masa Orientasi di sekolah, karena MOS jaman dahulu identik dengan kegiatan peloncoan siswa, saling mengerjai siswa baru dan lain sebagainya. Lantas, untuk MPLS ini kegiatan apa saja yang akan diberikan kepada peserta didik baru di tahun 2018 ini? simaklah informasi pada artikel ini dengan tuntas, kami juga akan membagikan file Materi MPLS yang dapat digunakan sebagai bahan MPLS tahun ini.

Sebagai bahan pelaksanaan MPLS, maka telah kami persiapkan berbagi kebutuhan yang diperlukan;

  1. Materi Lengkap MPLS SD Tahun 2019
  2. Materi MPLS Tahun 2019 Lengkap Dengan Juknisnya - 
  3. Surat Keputusan Kegiatan MPLS 2019-2020
  4. Materi MPLS 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
  5. Materi MPLS Cara Belajar Efektif
  6. Materi MPLS Kepramukaan
  7. Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
  8. Materi MPLS Pendidikan Karakter Bangsa
  9. Materi MPLS Pengenalan Kurikulum 2013
  10. Materi MPLS Tata Krama Siswa
  11. Edaran PLS Tahun 2019
  12. Permendikbud No 55 Tahun 2014 Masa Orientasi Siswa
  13. Permendikbud No 18 Thn 2016 Lamp 1 Silabus Pengenalan Lingkungan
  14. Permendikbud No 18 Thn 2016 Lamp 2 Formulir Siswa Baru
  15. Permendikbud No 18 Thn 2016 Lamp 3 Atribut yang dilarang
  16. Permendikbud No 18 Thn 2016 Pengenalan Lingkungan Sekolah


Selengkapnya langsung dapat dipergunakan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tahun Pelajaran 2019/2020 sebagai berikut:
Demikian ulasan singkat semoga materi Materi MPLS SD Tahun 2019 Lengkap Dengan Juknisnya sangat membantu bapak/ibu guru semuanya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget