Halloween Costume ideas 2015
January 2016
Administrasi Akreditasi Aplikasi Buku Download Format Ijazah dan SHUN Semua Jenjang Sekolah Tahun 2016 - Resmi Kemendikbud Format Monitoring Administrasi Ujian SD/MI/SDLB Tahun Pelajaran 2015/2016 Guru SD : Unsur-Unsur Belajar Mengajar yang Aktif INDEK DESA MEMBANGUN DI SELURUH INDONESIA PERLU DICERMATI Info Guru: Pedoman Sertifikasi Guru 2016 Informasi Pendidikan Jadwal Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2016 Jenis dan Kode Sertifkat Pendidik Guru Pengampu - Mata Pelajaran Judul-Judul PTK Beserta Segala bentuk Perlengkapannya Juknis Juknis Bantuan Sekolah Sebagai Taman Pendidikan KALDIK AHUN PELAJARAN 2015/2016 Kalender Bulanan Praktis Excel Karyawan SDN 1 Asemrudung Kelas tinggi dan MBS Kerangka Kerja Perubahan Pengembangan Kurikulum Kisi-Kisi Soal Ulangan Harian Kelas 4 ~ Kurikulum 2013 Kisi-Kisi Ujian Semua Jenjang Sekolah Tahun Pelajaran 2015/2016 Konsep Pengembangan Kurikulum PAUDI-TK-RA Konsideran SK PBM Tahun Pelajaran 2014/2015 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas 3 SD - Kurikulum 2013 KTSP Kumpulan Kode Gambar Animasi Untuk di Pasan Kumpulan Puisi Tema Pendidikan Kurikulum 2013 Kurikulum SD : Proses Penyusunan Pengembangan Kurikulum KTSP SD Latihan Soal Ujian Nasional SMP/MTs Lengkap Pembahasannya Lembar Kerja Moda Daring Kombinasi Makalah Manual_Aplikasi_PAUDNI/TK_DAPODIKDAS 2016 Materi Diklat Daring Kombinasi KK A Kelas Bawah Materi Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi A Kelas Atas Materi SD : Materi Masa Orientasi Siswa (MOS) Lengkap Dengan Materi Materi SD: Pertanyaan Tingkat Rendah dan Tingkat Tinggi: Media Pembelajaran Model Player dan Power Point-Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Mekanisme Praktis Update Aplikasi Dapodik 2016 Metode Jitu Lulus PLPG Tahun 2016 Metode Praktis Mengaktifkan Peserta Didik |Sekolah Dasar Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi C - Kelas Atas Lengkap Model dan Sistem Kurikulum Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Model Kuis Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Model Kurikulum SMP-SMPLB dan SMP Terbuka Model-Model Kurikulum Satuan Pendidikan Modul GP Moda Daring Mata Pelajaran Bhs. Indonesia ~ SMP/Sederajad Modul Pembelajaran Guru Kelas Rendah Modul Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Kelas Awal ~ Kompetensi B Modul Pembelajaran Kelas Rendah (SD) Modul Pembelajaran Membaca di Kelas rendah Modul PLPG Mata Pelajaran TIK Tahun 2016 PANDUAN PENGISIAN e-PUPNS 2015 Panduan Praktis Cara Penilaian KTSP - KK 2013 di Sekolah Dasar Terbaru [diterbitkan Tahun 2015] Panduan Tehnis "PENGISIAN RAPOR DAN BUKU INDUK" [di Sekolah Dasar] PAUDI-TK "Administrasi Pembelajaran Lengkap" PAUDI/TK-RA "Aplikasi Raport Kurikulum 2013" Pedoman Pemilihan Guru SD Berprestasi Pedoman Penyusunan PTK 2016 Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 | Kemendikbud Pendidikan Berkarakter di Sekolah Penelitian Tindakan Kelas Sekolah Dasar : Kelas I SD Pengawas SD Berprestasi - Tutor Paket A Berprestasi Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI~KD Kurikulum 2013 Permendiknas Nomor: 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah Perubahan Model Kurikulum Sekolah Daerah Perbatasan PETUNJUK TEKNIS E-PUPNS Phto Kelas 1 SDN 1 Asemrudung Pos KKG dan MGMP - Lengkap Rambu-Rambunya Power Point Guru Bimbingan Konseling (BK) - SMP/MTs Program Kerja Tahunan Kepala Sekolah Dasar (SD) Program Perpustakaan Sekolah Dasar (SD) Program Tahunan (PROTA) Kurikulum SD KTSP PROPOSAL ALAT TIK PROPOSAL BOSDA TAHUN 2015 Proposal Kantin Sekolah Lengkap Proposal PTK PLPG Kelas Rendah - Kelas Proposal Ujian Sekolah (US) Tahun Pelajaran 2015/2016 Proses Penyusunan Kurikulum KTSP SMP - SMA Proses Verivikasi dan Validasi Data Pembelajaran Dapodik PTK Guru Mata Pelajaran Sejarah SMA RESEP KUE KU (KUE KURA-KURA) Revisi Kurikulum 2013 RPP Guru Kelas 1 Revisi Silabus Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar Riwayat Singkat : RA Kartini - Buku Habis Gelap Terbitlah Terang - Pidato Peringatan RPP Al-Qur'an dan Hadist MI Kelas 1-6 Semester Ganjil dan Genap RPP Kelas 1 Semester 2 Kurikulum 2013 RPP Kelas 4 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2016 RPP Kelas 4 Tema 8 Sub Tema 1 - 4 Kurikulum 2013 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 Tema 9 Semester 2 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 SMT 2 Khusus Mata Pelajaran Matematika RPP Kurikulum 2013 Kelas I dan IV Setelah Direvisi RPP Mata Pelajaran FIQIH Madrasah Ibtidaiyah [MI] Kelas 1-2-3-4-5- dan Kelas 6 RPP PENJASORKES KELAS 1-6 SD RPP Prakarya SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 Document RPP SMA Kurikulum 2013 Kelas X ~ XI Semester I~II. Salinan Lampiran Permendikbud No. 64 Tahun 2013 SD SMP Soal Surat Tutorial

Contoh KKM Kurikulum 2013 Kelas 3 SD
Salam sejahtera dan penuh kebahagiaan senantiasa terlimpah para pengunjung blog sdasemrudungsatu.blogspot.com , di kesempatan yang berbahagia ini sengaja saya bagikan materi posting Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk kelas 3 SD. Hal ini saya postingkan dikarenakan ternyata pelaksanaan kurikulum 2013 akan segera dilaksanakan kembali dengan alih nama menjadi Kurikulum Nasional, meski hanya nama yang berubah mestinya pelaksanaannya masih seperti kurikulum 2013 yang pernah dilaksanakan hampir di semua sekolah di seluruh indonesia dan hanya berjalan sekitar 1 semester yaitu pada tahun pelajaran 2014/2015 dan untuk semester dua kembali ke kurikulum KTSP lagi. 
Nach untuk mengantisipasi kelanjutan Kurikulum 2013 yang bakal diterapkan di semua kelas, sehingga tidak ada salahnya apabila bapak/ibu persiapkan sedini mungkin administrasi pembelajarannya, apalagi sekolah yang masih melanjutkan kurikulum 2013 sudah barang tentu tidak asing lagi kalau Kriteria Ketuntasan Minimal menjadi bahan pekerjaan yang amat sangat membebani para guru,sehingga apabila bapak / ibu merasa ingin terbantu dengan pekerjaan untuk menyiakan KKM Kurkulum 2013 kelas 3 SD silahkan download pada link di bawah ini pada menu Google drive ang sudah ditanggung aman berhubungan dengan virus yang bakal terbawa file terdownload.



Demikian posting tentang KKM Kurikulum 2013 kelas 3 SD semoga dapat mempermudah pekerjaan para bapak/ibu guru semuanya .

Penyusuna RKT dan Contohnya

Rencana Kerja Tahunan memang merupakan sebuah program sekolah yang bersifat tahunan, sehingga terkadang kita juga mengalami kesulitan dalam penyusunannya, apalagi kalau dalam penyusunan mengandalkan perncarian di google, bahkan harus klik sana klik sini. Nach di kesempatan ini telah terpostingkan di sdsatuasemrudung.blogspot.com tentng Rencana Kerja Tahunan (RKT) beserta kilasan singkat tata cara penyusunannya sebagi berikut :

BAB I
PENDAHULUAN

A.        Latar Belakang

Amanat Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), mendorong satuan pendidikan untuk memenuhi 8 (delapan) SNP dalam kurun waktu yang ditentukan. Ketentuan Peraturan Peralihan pasal 94 butir b,  menyatakan bahwa satuan pendidikan wajib menyesuaikan diri dengan PP Nomor 19 Tahun 2005 tersebut paling lambat 7 (tujuh) tahun sejak diterbitkannya. Selain itu UU Sisdiknas dan PP tersebut memberikan pula dorongan kepada satuan pendidikan untuk  dapat melaksanakan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL), penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), baik dalam pembelajaran maupun manajemen sekolah. 
Merespon amanat tersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (Dit. PSMA) sejak tahun 2007 telah melakukan rintisan Sekolah Kategori Mandiri/Sekolah Standar Nasioanal (SKM/SSN) di 441 SMA tersebar di 33 provinsi 220 kab/kota dan Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) di 100 SMA, tersebar di 33 provinsi 90 kab/kota. Pada tahun 2008 jumlah SMA rintisan SKM/SSN bertambah menjadi 2.625 SMA untuk rintisan SKM/SSN, sedangkan untuk SMA rintisan PBKL, jumlahnya tetap. Pada tahun 2008 Dit. PSMA juga merintis Pusat Sumber Belajar (PSB) dengan fokus program adalah sebagai media informasi dan pengembangan bahan ajar/bahan uji di 33 SMA, walaupun secara faktual PSB sudah dimulai sejak tahun 2005 dengan diadakannya kegiatan pelatihan penyusunan pengembangan bahan ajar/bahan uji. Jumlah rintisan SKM/SSN pada tahun 2009 bertambah lagi menjadi 3.252 SMA. Selain program rintisan SKM, PBKL dan PSB, Dit.PSMA juga secara intensif dan berkelanjutan melaksanakan Bintek KTSP dimulai tingkat nasional, provinsi,  maupun tingkat kabupaten/kota/sekolah.
Dalam melaksanakan berbagai kegiatan rintisan tersebut, Dit.PSMA membuka peluang bagi sekolah-sekolah yang memiliki potensi dan sumber daya dapat melaksanakan beberapa program rintisan secara sekaligus, dengan tetap memprioritaskan pemenuhan SNP. Dengan demikian sekolah dapat membuat perencanaan program yang memuat program pemenuhan SNP, ataupun program-program lainnya dalam bentuk perencanaan program kerja sekolah sesuai dengan kondisi dan kesanggupan sekolah masing-masing.
Perencanaan program sekolah merupakan hasil analisis dan tindak lanjut dari kesenjangan antara kondisi riil sekolah dengan kondisi ideal sesuai dengan tuntutan SNP, dan program-program sekolah lainnya yang diharapkan. Rencana kerja sekolah yang  disusun bersama-sama oleh warga  sekolah dan stakeholder sekolah bersifat unik, dan berbeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya, baik dalam melaksanakan program pelayanan terhadap warganya, maupun pihak lain yang berkepentingan.
Peraturan Pemerintah nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan pasal 51 ayat 1 menyatakan, bahwa satuan pendidikan harus membuat kebijakan tentang perencanaan program dan pelaksanaannya secara transparan dan akuntabel. Kebijakan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) oleh satuan pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan dasar, dan satuan pendidikan menengah dituangkan dalam:
a. rencana kerja tahunan satuan pendidikan;
b. anggaran pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan; dan
c. peraturan satuan atau program pendidikan
Sementara itu Permendiknas nomor 19 Tahun 2007  menyatakan, bahwa sekolah harus membuat  Rencana Kerja Sekolah yang terdiri atas Rencana Kerja Jangka Menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang dituangkan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), yang disusun dan dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah. Untuk selanjutnya glosarium nomor 10 pada Permendiknas tersebut menyatakan, bahwa RKT adalah rencana kerja tahunan sekolah/madrasah yang berdasar pada rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M) sebagai istilah lain dari Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Sekolah/Madrasah (RAPB-S/M).
Meskipun peraturan ini telah digulirkan pada tahun 2007, tetapi sampai saat ini masih banyak sekolah yang tetap menggunakan istilah RAPBS dari pada RKAS. Untuk itulah perlu adanya penjelasan dan sosialisasi lebih lanjut tentang penggunaan istilah  RKAS tersebut agar sekolah dapat memahaminya. Untuk kepentingan tersebut dan untuk memberikan kemudahan bagi sekolah dalam menyusun RKAS, maka Dit. Pembinaan Sekolah Menengah Atas menyusun Panduan Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), yang dapat dijadikan sebagai acuan bagi sekolah dalam menjalankan program-programnya.

B.         Landasan Hukum

1.    Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan  Nasional
2.    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3.    Peraturan Pemerintah No. 48 Tahun 2005 tentang Pendanaan Pendidikan
4.    Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota
5.    Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
6.    Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
7.    Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
8.  Permendiknas No. 24 Tahun 2006 dan No. 6 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan
9. Permendiknas No.25 Tahun 2006 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di Lingkungan Ditjen Mandikdasmen.
10. Permendiknas No. 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah
11. Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
12. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
13. Permendiknas No. 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan
14. Permendiknas No. 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan
15. Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
16. Permendiknas No. 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan, dan penjabarannya dalam Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru dan Pengawas yang diterbitkan oleh Ditjen PMPTK, Agustus 2009
17. Permendiknas No. 63 Tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan
B.           Landasan Operasional
1.  Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 94 butir b menyatakan, bahwa satuan pendidikan wajib menyesuaikan diri dengan ketentuan mengenai 8 (delapan) SNP paling lambat 7 (tujuh) tahun setelah berlakunya PP tersebut.
2.  Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007, Lampiran Bagian B butir 1 a menyatakan, bahwa dalam pelaksanaan rencana kerja, sekolah/madrasah membuat dan memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait.
3.  Permendiknas No. 41 Tahun 2007 pasal 1 menyatakan bahwa standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan me­nengah mencakup perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pem­belajaran, dan pengawasan proses pembelajaran.
4.  Permendiknas No. 22 tahun 2006 pada Pendahuluan Lampiran menyatakan, bahwa peningkatan efisiensi manajemen pendidikan dilakukan melalui penerapan manajemen berbasis sekolah dan pembaharuan pengelolaan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan.
5.  Permendiknas No.13 Tahun 2007 pada Lampiran bagian B butir 2.1 menyatakan kompetensi kepala sekolah menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan.
6.  Permendiknas No.19 Tahun 2007 pada  Lampiran bagian A:
a.    butir 1: Perencanaan Program meliputi Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah/Madrasah, serta Rencana Kerja Sekolah
b.    butir 4 d:  Sekolah/Madrasah membuat:
1)   rencana kerja jangka menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun, berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan;
2)  rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M) dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah.
7.    Permendiknas No.19 Tahun 2007 pada  Lampiran bagian B butir 8 b menyatakan, bahwa Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional Sekolah/ Madrasah mengatur:
a)   sumber pemasukan, pengeluaran dan jumlah dana yang dikelola;
b)   penyusunan dan pencairan anggaran, serta penggalangan dana di luar     dana investasi dan operasional;
c)   kewenangan dan tanggungjawab kepala sekolah/madrasah dalam     membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya;
d)  pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran, untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah, serta institusi di atasnya.

C.           Landasan Empiris
1. Masih ada sekolah yang menganggap bahwa Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) sebagai barang baru yang esensinya berbeda dengan Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Sekolah (RAPBS), sehingga perlu adanya sosialisasi tentang RKAS yang merupakan istilah lain dari RAPBS.
2.  Masih ada sekolah yang mengalami kesulitan dalam menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS), baik Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) maupun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) sesuai dengan tuntutan dalam memenuhi SNP dan program-program lainnya
3. Strategi sekolah dalam pencapaian SNP bervariasi, tergantung pada kemampuan sekolah menganalisis kebutuhan sekolah berdasarkan kondisi riil, serta  kesiapan dan kemampuan sekolah dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh sumber daya di sekolah.
4.      Belum adanya panduan atau petunjuk teknis yang lebih operasional yang dapat dijadikan acuan oleh sekolah dalam penyusunan RKAS.  

D.     Tujuan
Panduan Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) ini disusun dengan tujuan:
1.  Menyamakan pemahaman tentang konsep dan substansi RKAS
2.  Memberikan rambu-rambu kepada sekolah dalam menyusun dan mengembangkan RKAS, sesuai dengan kondisi riil sekolah dengan mengacu pada tuntutan SNP

F.   Hasil yang Diharapkan                                                                                                               

1.   Setiap sekolah memiliki pemahaman yang sama tentang konsep dan substansi RKAS
2. Adanya acuan bagi sekolah dalam menyusun RKAS, sehingga sekolah dapat menyusun substansi RKAS sesuai dengan kondisi riil sekolah
G.  Sasaran
Panduan ini dapat digunakan oleh seluruh SMA dalam menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) untuk memenuhi SNP.

BAB II
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH

A.           Pengertian

Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan menyatakan bahwa Rencana Kerja Sekolah/Madrasah (RKS) meliputi:
1.      Rencana Kerja Jangka Menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan;
2.    Rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M), dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah.
Selanjutnya Glosarium butir 10 Permendiknas tersebut menyatakan, bahwa: “RKT adalah rencana kerja tahunan sekolah/madrasah yang berdasar pada rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M) sebagai istilah lain dari Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Sekolah/Madrasah (RAPB-S/M).
Dalam hal ini juga Muhaimin, et al (2009:185) mengungkapkan bahwa: “Rencana program dikembangkan dengan tujuan untuk memperjelas bagaimana suatu visi dapat dicapai.  Rencana program pada dasarnya merupakan upaya untuk implementasi strategi utama organisasi. Rencana program merupakan proses penentuan jumlah dan jenis sumber daya yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan suatu rencana”.
B.           Komponen Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)
PP Nomor 19 Tahun 2005 mengamanatkan bahwa Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) pada dasarnya harus mencakup substansi yang telah ditetapkan, sesuai dengan tuntutan SNP.  Sementara itu, Permendiknas No. 19 Tahun 2007 secara rinci mengatakan bahwa RKAS harus memuat secara jelas tentang;
1.      kesiswaan
2.      kurikulum dan kegiatan pembelajaran
3.      pendidik dan tenaga kependidikan serta pengembangannya
4.      sarana dan prasarana
5.      keuangan dan pembiayaan
6.      budaya dan lingkungan sekolah
7.      peranserta masyarakat dan kemitraan
8.      rencana-rencana kerja lain yang mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu. 
Kedua peraturan tersebut  pada dasarnya tidak bertentangan, tetapi saling melengkapi dan menguatkan. Komponen pada Permendiknas No. 19 Tahun 2007 terakumulasi pada 8 (delapan) SNP yang dimaksud oleh PP No. 19 Tahun 2005. Dengan demikian komponen kegiatan pada RKAS mengacu kepada delapan standar nasional pendidikan.

C.           Prinsip Penyusunan/Pengembangan RKAS
RKAS disusun berdasarkan hasil analisis kesenjangan antara kondisi riil sekolah dengan kondisi ideal yang diharapkan dengan memperhatikan skala prioritas. Menurut Muhaimin (2009; 196) RKAS disusun dengan tujuan sebagai berikut:
1.  menjamin agar perubahan/tujuan sekolah yang ditetapkan dapat dicapai dengan tingkatan kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil;
2.      mendukung koordinasi antar pelaku sekolah;
3.      menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku sekolah dan/atau antara sekolah dan Dinas Pendidikan;
4.      menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan;
5.      mengoptimalkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat;
6.      menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Oleh sebab itu, dalam penyusunan RKAS juga harus menerapkan prinsip-prinsip berikut:
1.      demand driven (berdasarkan kebutuhan)
2.      data driven, realistik sesuai dengan hasil analisis konteks
3.      dapat memperbaiki prestasi belajar peserta didik
4.      membawa perubahan yang lebih baik (peningkatan/ pengembangan)
5.      sistematis, terarah, terpadu (saling terkait & sepadan), dan menyeluruh
6.      tanggap terhadap perubahan           
7.      bersifat partisipasif, keterwakilan, dan transparansi,
8.      berdasarkan pada hasil review dan evaluasi.
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan pada lampiran bagian A butir 4.d menyatakan bahwa Rencana Kerja Tahunan dijadikan dasar pengelolaan sekolah/madrasah yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.

D.        Keterkaitan antar Komponen 8 SNP dalam penyusunan RKAS
Satuan pendidikan merupakan bagian dari masyarakat dan lingkungan. Oleh sebab itu analisis konteks terhadap satuan pendidikan dan lingkungannya merupakan suatu hal yang harus dilaksanakan sebelum menyusun RKAS. Program dan kegiatan sekolah yang dituangkan dalam RKAS, pelaksanaan, dan pengawasannya akan dapat menentukan keberhasilan sekolah tersebut baik dalam peningkatan mutu pendidikan maupun dalam kedudukannya di masyarakat/lingkungan tempat sekolah itu berada. Selain itu semua program dan kegiatan yang dicanangkan oleh sekolah merupakan jembatan yang akan dijalani sekolah dalam menyongsong masa depan yang diinginkan. Dalam hal ini Smith (2001; 18) berpendapat bahwa analisis lingkungan merupakan hal yang sangat penting dalam penentuan program sekolah, karena:
·  Schools are a subset of society and as such are reflective and dependent upon it
·  An examination of past trends allows us to understand the present and anticipate the future
· Schools have been called upon by society to solve many of its problems. A thorough understanding of such problems provides an opportunity for taking appropriate action with regard to program and personnel development
·  Schools and the school staff are part of this culture. An understanding of the culture helps us understand and meet staff needs    
Dari pernyataan di atas jelas terlihat bahwa sekolah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari lingkungannya, dan dapat memberikan warna kepada lingkungannya, serta adanya ketergantungan sekolah terhadap lingkungannya. Selain itu evaluasi terhadap apa yang sudah dikerjakan dapat memberikan masukan dan bahan bagi masa depannya, sehingga sekolah dapat menjadi tumpuan masyarakat dalam membawa mereka ke arah peningkatan dan kemajuan.    
Dari penjelasan di atas secara komplit tentang cara penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan contohnya dapat didownload pada menu download di bawah ini :
Demikian sekilas penjelasan tentang Penyusunan RKT beserta contohnya semoga bermanfaat .

ALBUM TEMBANG MACAPAT TERLARIS 
210 Album Tembang Macapat MP3 
Yang terhormat para pendidik atau para pecinta gendhing-gendhing macapat sudah saatnya memilki tanpa merogoh koceh berlebihan atau harus cari tukang kaset di toko atau pasar, karena di kesempatan baik ini sdasemrudungsatu.blogspot.com telah mempostingkan Album tembang Macapat bentuk MP3 dan Vidionya sangat cocok untuk belajar siswa.
Dan lebih spetakulernya dalam posting kali ini tidak tanggung-tanggung langsung 210 Judul Tembang Macapat. Perlu diketahui bahwa dalam broshing sebaiknya gunakanlah google chroome atau opera mini, sehingga lebih mudah menyesuaikan selain itu para pengunjung tidak usah khawatir dengan berbagai type virus, karena posting sdasemrudungsatu selalu menggunakan google drive yang bertujuan untuk menghindari masuknya virus pada file atau dokumen yang pengunjung download arti lain bahwa file telah disterilkan. Penasarang seperti apa tembang macapat ? langsung aja ke TPK di bawah ini :
I. Tembang Pucung :
  1. 001 Pucung lrs pl pt barang.mp3
  2. 002 Pucung Pucung Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  3. 003 Pucung-Gliyung, lrs pl pt barang.mp3
  4. 004 Pucung-Klenthung, lrs pl pt barang.mp3
  5. 005 Pucung-Dhengklung Ngungun, lrs pl pt barang.mp3
  6. 006 Pucung-Dhengklung, lrs pl pt barang.mp3
  7. 007 Pucung-Natakusuman, lrs pl pt barang.mp3
  8. 008 Pucung-Linduran, lrs pl pt barang.mp3
  9. 009 Pucung-Randhasemaya, lrs pl pt barang.mp3
  10. 010 Pucung-Dhuplak, lrs pl pt barang.mp3
  11. 011 Pucung-Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  12. 012 Pucung-Tinjomaya, lrs pl pt nem.mp3
  13. 013 Pucung-Lebdajiwa, lrs pl pt nem.mp3
  14. 014 Pucung-lrs pl pt nem.mp3
  15. 015 Pucung-Duplak, lrs pl pt nem.mp3
  16. 016 Pucung-Gliyung, lrs pl pt nem.mp3
  17. 017 Pucung-Dhengklung Ngungun, lrs pl pt nem.mp3
  18. 018 Pucung-Dhengklung, lrs pl pt nem.mp3
  19. 019 Pucung-Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  20. 020 Pucung, lrs sl pt sanga.mp3
  21. 021 Pucung-Tunjungseta, lrs sl pt sanga.mp3
  22. 022 Pucung-Tinjomaya, lrs sl pt sanga.mp3
  23. 023 Pucung-Gagad Rahina, lrs sl pt sanga.mp3
  24. 024 Pucung-Dhengklung, lrs sl pt sanga.mp3
  25. 025 Pucung-Linduran, lrs sl pt sanga.mp3
  26. 026 Pucung-Dhengklung, lrs sl pt sanga.mp3
  27. 027 Pucung-Klenthung, lrs sl pt sanga.mp3
  28. 028 Pucung-Gliyung, lrs sl pt sanga.mp3
  29. 029 Pucung-Kagok Katanon, lrs sl pt manyura miring.mp3
  30. 030 Pucung, lrs pl pt manyura.mp3
II. Tembang Maskumambang :
  1. 031 Maskumambang-Natakusuman, lrs pl pt br.mp3
  2. 032 Maskumambang-Natakusuman, lrs pl pt barang.mp3
  3. 033 Maskumambang, lrs pl pt barang.mp3
  4. 034 Maskumambang Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  5. 035 Maskumambang-Kembangtiba, lrs pl pt nem.mp3
  6. 036 Maskumambang-Rencasih, lrs pl pt nem.mp3
  7. 037 Maskumambang-Malatsih, lrs pl pt nem.mp3
  8. 038 Maskumambang-limaran, lrs pl pt nem.mp3
  9. 039 Maskumambang-Dhadhapan, lrs pl pt nem.mp3
  10. 040 Maskumambang, lrs pl pt nem.mp3
  11. 041 Maskumambang Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  12. 042 Maskumambang-Buminata, lrs sl pt sanga.mp3
  13. 043 Maskumambang Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  14. 044 Maskumambang, lrs sl pt sanga (miring).mp3
III. Tembang Kinanthi :
  1. 045 Kinanthi Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  2. 046 Kinanthi laras pelog pathet nem.mp3
  3. 047 Kinanthi Sandhung laras pelog pathet nem.mp3
  4. 048 Kinanthi-Suradiwangsa laras pelog pathet nem.mp3
  5. 049 Kinanthi-Laratangis (Subakastawa) laras pelog pathet nem.mp3
  6. 050 Kinanthi Turulare laras pelog pathet nem.mp3
  7. 051 Kinanthi-Gandhamastuti laras pelog pathet nem.mp3
  8. 052 Kinanthi Amonglulut laras pelog pathet nem.mp3
  9. 053 Kinanthi Panglipur Wuyung (Wianggeni) Laras pelog pathet nem.mp3
  10. 054 Kinanthi Wantah lagu gagatan Laras pelog pathet nem.mp3
  11. 055 Kinanthi-Sandhung mesem, laras pelog pathet nem.mp3
  12. 056 Kinanthi Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  13. 057 Kinanthi wantah lagu Gagatan laras slendro pathet sanga.mp3
  14. 058 Kinanthi-Buminatan Cengkok lagu Mataraman Laras slendro pathet sanga.mp3
  15. 059 Kinanthi Wicagsana laras slendro pathet sanga.mp3
  16. 060 Kinanthi-Sastradiwongso (Subakastawa), Laras slendro pathet sanga.mp3
  17. 061 Kinanthi-Pujamantra laras slendro pathet sanga.mp3
  18. 062 Kinanthi laras slendro pathet sanga.mp3
  19. 063 Kinanthi Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  20. 064 Kinanthi-sandhung mesem Laras slendro pathet manyura.mp3
  21. 065 Kinanthi-Sandhung laras slendro pathet manyura.mp3
  22. 066 Kinanthi-Pangukir Sambangprana Laras slendro pathet manyura.mp3
  23. 067 Kinanthi-Pangukir Laras slendro pathet Manyura.mp3
  24. 068 Kinanthi-Menggakwaspa laras slendro pathet sanga.mp3
  25. 069 Mijil Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  26. 070 Mijil Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  27. 071 Mijil Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  28. 072 Durma Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  29. 073 Durma, lrs pl pt barang.mp3
  30. 074 Durma-Linduran, lrs pl pt barang.mp3
  31. 075 Durma-Palaran Suragreged, lrs pl pathet barang.mp3
  32. 076 Durma-Tunjungseta, lrs pl pt barang.mp3
  33. 077 Durma-Rangsang, lrs pl pt barang.mp3
  34. 078 Durma-Gagatan, lrs pl pt barang.mp3
  35. 079 Durma-Rangsang Mataram, lrs pl pt barang.mp3
  36. 080 Durma-Surengkewuh, lrs pl pt barang.mp3
  37. 081 Durma-Suragreged, lrs pl pt nem.mp3
  38. 082 Durma, lrs pl pt nem.mp3
  39. 083 Durma-Dhadhapan, lrs pl pt nem.mp3
  40. 084 Durma-Palaran Suragreged, lrs pl pt nem.mp3
  41. 085 Durma-Suragreged, lrs pl pt nem.mp3
  42. 086 Durma-Tinjomaya, lrs pl pt nem.mp3
  43. 087 Durma-Gagatan, lrs pl pt nem.mp3
  44. 088 Durma Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  45. 089 Durma-Gagatan, lrs sl pt sanga.mp3
  46. 090 Durma-Suragreged, lrs sl pt sanga.mp3
  47. 091 Durma-Rangsang, lrs sl pt sanga.mp3
  48. 092 Durma-Rangsang Dhadhapan, lrs sl pt sanga.mp3
  49. 093 Durma-Rangsang Mataram, lrs sl pt sanga.mp3
  50. 094 Durma-Rangsanga Pasuruhan, lrs sl pt sanga.mp3
  51. 095 Durma-Rangsang Surabayan, lrs sl pt sanga.mp3
  52. 096 Durma Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  53. 099 Pangkur Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  54. 100 Pangkur Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  55. 101 Asmarandana-Jakalola laras pelog pathet barang.mp3
  56. 102 Asmarandana Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  57. 103 Asmarandana Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  58. 104 Asmarandana Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  59. 105 Sinom-Padasih (Parijatha), laras pelog pathet barang.mp3
  60. 106 Sinom Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  61. 107 Weni Logondhong (Sinom-Logondhang), Laras pelog pathet barang.mp3
  62. 108 Sinom-SriusthaMalatsih (Parijatha) Laras pelog pathet barang.mp3
  63. 109 Sinom-Malatsih (Parijatha) laras pelog pathet barang.mp3
  64. 110 Wenikepyur (Sinom-kepyur) laras pelog pathet baranga.mp3
  65. 121 Sinom Kalulut (Parijatha), lrs plpt nem.mp3
  66. 122 Sinom-Kalulut (Parijatha), laras pelog pathet nem.mp3
  67. 123 Sinom-Grandhel Lintring, laras pelog pathet nem.mp3
  68. 124 Sinom-Grandhel, laras pelog pathet nem.mp3
  69. 125 Sinom-Gagatan laras pelog pathet nem.mp3
  70. 126 Sinom laras pelog pathet nem.mp3
  71. 127 Sinom Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  72. 128 Wenikenya (Sinom), laras slendro pathet sanga.mp3
  73. 129 Sinom-Malatsih (Parijatha) laras slendro pathet sanga.mp3
  74. 130 Sinom-Pamberat laras slendro pathet sanga.mp3
  75. 131 Sinom-Pangrawit laras slendro pathet sanga.mp3
  76. 132 Sinom-Grandel laras slendro sanga.mp3
  77. 133 Sinom-Slobog laras slendro pathet sanga.mp3
  78. 134 Weni-Logondhang (Sinom-Logondhang) Laras slendro pathet sanga (miring).mp3
  79. 135 Pucung-Tinjomaya, lrs si pt sanga.mp3
  80. 136 Dhandhanggula-Banjed laras pelog pathet barang.mp3
  81. 137 Dhandhanggula-Rugmikentar laras pelog pathet barang.mp3
  82. 138 Dhandhanggula-Mangkubumen (sumare Laweyan) Laras pelog pathet barang.mp3
  83. 139 Dhandhanggula laras pelog pathet barang.mp3
  84. 140 Dhandhanggula-Kusumasih, laras pelog pathet barang.mp3
  85. 141 Dhandhanggula-Natakusuman laras pelog pathet nem.mp3
  86. 142 Dhandhanggula laras pelog pathet nem.mp3
  87. 143 Dhandhanggula-Panglipur (Turulare) Laras pelog pathet.mp3
  88. 144 Dhandhanggula-Panglejar laras pelog pathet nem.mp3
  89. 145 Dhandhanggula-Semarangan laras pelog pathet nem.mp3
  90. 146 Dhandhanggula-Maskentar laras pelog pathet nem.mp3
  91. 147 Dhandhanggula-Penganten anyar laras pelog pathet nem.mp3
  92. 148 Dhandhanggula Laras Pelog Pathet Nem.mp3
  93. 149 Dhandhanggula-Padasih laras slendro pathet sanga.mp3
  94. 150 Dhandhanggula-Pengasih laras slendro pathet sanga.mp3
  95. 151 Dhandhanggula-Sukasih laras slendro pathet anga.mp3
  96. 152 Dhandhanggula-Ngajabsih laras slendro pathet sanga.mp3
  97. 153 Dhandhanggula-Maskentar (Subasiti) Laras slendro pathet.mp3
  98. 154 Dhandhanggula-Mangkubumen (Sumare Laweyan) Laras slendro pathet sanga .mp3
  99. 155 Dhandhanggula-Palaran laras slendro pathet sanga.mp3
  100. 156 Dhandhanggula Natakusuma (Sumare Masjid Ageng), laras slendro pathet sanga.mp3
  101. 157 Dhandhanggula Sastronegaran (Yosodipuran), Laras slendro pathet sanga .mp3
  102. 158 Dhandhanggula Tinjomaya laras slendro pathat sanga .mp3
  103. 159 Dhandhanggula Kadipaten (Prangwedanan) Laras slendro pathet sanga.mp3
  104. 160 Dhandhanggula Buminatan Laras slendro pathet sanga.mp3
  105. 161 Dhandhanggula laras slendro pathet sanga .mp3
  106. 162 Dhandhanggula-Penganten anyar, lrs sl pt sanga.mp3
  107. 163 Dhandhanggula-Palaran lrs sl pt sanga.mp3
  108. 164 Dhandhanggula-Penganten anyar-Mandraswara lrs sl pt sanga .mp3
  109. 165 Dhandhanggula Laras Slendro Pathet Sanga .mp3
  110. 166 Dhandhanggula-Tlutur laras slendro pathet sanga miring .mp3
  111. 167 Dhandhanggula-Kasepuhan laras slendro pathet sanga.mp3
  112. 168 Gambuh Laras Pelog Pathet Nem .mp3
  113. 169 Gambuh-Genjung, lrs pl pt nem.mp3
  114. 170 Gambuh-Mangkubumen, lrs pl pt nem.mp3
  115. 171 Gambuh-Natakusuman, lrs pl pt nem .mp3
  116. 172 Gambuh, lrs pl pt nem .mp3
  117. 173 Gambuh-Tejamaya, lrs. Sl. Pt. Sanga .mp3
  118. 174 Gambuh Laras Slendro Pathet Sanga.mp3
  119. 175 Gambuh Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  120. 176 Megatruh, lrs pl pt barang.mp3
  121. 177 Megatruh-Gagatan, lrs pl pt barang .mp3
  122. 178 Megatruh-Sastranagaran, lrs pl pt barang .mp3
  123. 179 Megatruh Laras Pelog Pathet Barang.mp3
  124. 180 Megatruh-welastangis, lrs pl pt nem.mp3
  125. 181 Megatruh-Gagatan, lrs pl pt nem .mp3
  126. 182 Megatruh-Malatsih lrs pl pt nem.mp3
  127. 183 Megatruh-Tunjungseta, lrs pl pt nem.mp3
  128. 184 Megatruh-Amonglulut, lrs pl pt nem.mp3
  129. 185 Megatruh-Kocak, lrs pl pt nem.mp3
  130. 186 Megatruh-Tejomaya, lrs pl pt nem.mp3
  131. Asmarandana.mp3
  132. Dandanggula.mp3
  133. Durma.mp3
  134. Gambuh.mp3
  135. Kinanthi.mp3
  136. maskumambang tuning.mp3
  137. Maskumambang.mp3
  138. Megatruh.mp3
  139. Mijil.mp3
  140. Pangkur.mp3
  141. PENDIDIKAN_ Macapat.FLV
  142. PENDIDIKAN_ Macapat_2.FLV
  143. PENGETAHUAN_ Asmaradana (Laras Slendro Miring Pathet Sanga).FLV
  144. PENGETAHUAN_ Dhandhanggula (Laras Slendro Pathet Sanga).FLV
  145. PENGETAHUAN_ Durma (Laras Pelog Pathet Barang).FLV
  146. PENGETAHUAN_ Gambuh (Laras Pelog Pathet Nem).FLV
  147. PENGETAHUAN_ Megatruh (Laras Pelog Pathet Barang).FLV
  148. PENGETAHUAN_ Pangkur (Laras Slendro Pathet Sanga).FLV
  149. PENGETAHUAN_ Pocung (Laras Slendro Pathet Sanga).FLV
  150. Pocung.mp3
  151. Sekar MACAPAT - Asmarandana Slendro miring 9.3gp
  152. Sinom.mp3
  153. Tembang Macapat Dandanggulo (slendro).3gp
  154. Tembang Macapat Dhandhanggula (Laras Slendro Pathet Sanga).3gp

Semoga dengan kehadiran tembang Macapat ini dapat menambah khasanah budaya kita.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget