Halloween Costume ideas 2015
November 2018
Administrasi Akreditasi Aplikasi Buku Download Format Ijazah dan SHUN Semua Jenjang Sekolah Tahun 2016 - Resmi Kemendikbud Format Monitoring Administrasi Ujian SD/MI/SDLB Tahun Pelajaran 2015/2016 Guru SD : Unsur-Unsur Belajar Mengajar yang Aktif INDEK DESA MEMBANGUN DI SELURUH INDONESIA PERLU DICERMATI Info Guru: Pedoman Sertifikasi Guru 2016 Informasi Pendidikan Jadwal Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2016 Jenis dan Kode Sertifkat Pendidik Guru Pengampu - Mata Pelajaran Judul-Judul PTK Beserta Segala bentuk Perlengkapannya Juknis Juknis Bantuan Sekolah Sebagai Taman Pendidikan KALDIK AHUN PELAJARAN 2015/2016 Kalender Bulanan Praktis Excel Karyawan SDN 1 Asemrudung Kelas tinggi dan MBS Kerangka Kerja Perubahan Pengembangan Kurikulum Kisi-Kisi Soal Ulangan Harian Kelas 4 ~ Kurikulum 2013 Kisi-Kisi Ujian Semua Jenjang Sekolah Tahun Pelajaran 2015/2016 Konsep Pengembangan Kurikulum PAUDI-TK-RA Konsideran SK PBM Tahun Pelajaran 2014/2015 Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Kelas 3 SD - Kurikulum 2013 KTSP Kumpulan Kode Gambar Animasi Untuk di Pasan Kumpulan Puisi Tema Pendidikan Kurikulum 2013 Kurikulum SD : Proses Penyusunan Pengembangan Kurikulum KTSP SD Latihan Soal Ujian Nasional SMP/MTs Lengkap Pembahasannya Lembar Kerja Moda Daring Kombinasi Makalah Manual_Aplikasi_PAUDNI/TK_DAPODIKDAS 2016 Materi Diklat Daring Kombinasi KK A Kelas Bawah Materi Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi A Kelas Atas Materi SD : Materi Masa Orientasi Siswa (MOS) Lengkap Dengan Materi Materi SD: Pertanyaan Tingkat Rendah dan Tingkat Tinggi: Materi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia Media Pembelajaran Model Player dan Power Point-Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Mekanisme Praktis Update Aplikasi Dapodik 2016 Metode Jitu Lulus PLPG Tahun 2016 Metode Praktis Mengaktifkan Peserta Didik |Sekolah Dasar Moda Daring Kombinasi Kelompok Kompetensi C - Kelas Atas Lengkap Model dan Sistem Kurikulum Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) Model Kuis Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Model Kurikulum SMP-SMPLB dan SMP Terbuka Model-Model Kurikulum Satuan Pendidikan Modul GP Moda Daring Mata Pelajaran Bhs. Indonesia ~ SMP/Sederajad Modul Pembelajaran Guru Kelas Rendah Modul Pembelajaran Guru Sekolah Dasar Kelas Awal ~ Kompetensi B Modul Pembelajaran Kelas Rendah (SD) Modul Pembelajaran Membaca di Kelas rendah Modul PLPG Mata Pelajaran TIK Tahun 2016 PANDUAN PENGISIAN e-PUPNS 2015 Panduan Praktis Cara Penilaian KTSP - KK 2013 di Sekolah Dasar Terbaru [diterbitkan Tahun 2015] Panduan Tehnis "PENGISIAN RAPOR DAN BUKU INDUK" [di Sekolah Dasar] PAUDI-TK "Administrasi Pembelajaran Lengkap" PAUDI/TK-RA "Aplikasi Raport Kurikulum 2013" Pedoman Pemilihan Guru SD Berprestasi Pedoman Penyusunan PTK 2016 Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 | Kemendikbud Pendidikan Berkarakter di Sekolah Penelitian Tindakan Kelas Sekolah Dasar : Kelas I SD Pengawas SD Berprestasi - Tutor Paket A Berprestasi Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 Tentang KI~KD Kurikulum 2013 Permendiknas Nomor: 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah Perpres No. 151 Tahun 2015 tentang Daftar Kenaikan Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kemendikbud Perubahan Model Kurikulum Sekolah Daerah Perbatasan PETUNJUK TEKNIS E-PUPNS Phto Kelas 1 SDN 1 Asemrudung Pos KKG dan MGMP - Lengkap Rambu-Rambunya Power Point Guru Bimbingan Konseling (BK) - SMP/MTs Program Kerja Tahunan Kepala Sekolah Dasar (SD) Program Perpustakaan Sekolah Dasar (SD) Program Tahunan (PROTA) Kurikulum SD KTSP PROPOSAL ALAT TIK PROPOSAL BOSDA TAHUN 2015 Proposal Kantin Sekolah Lengkap Proposal PTK PLPG Kelas Rendah - Kelas Proposal Ujian Sekolah (US) Tahun Pelajaran 2015/2016 Proses Penyusunan Kurikulum KTSP SMP - SMA Proses Verivikasi dan Validasi Data Pembelajaran Dapodik PTK Guru Mata Pelajaran Sejarah SMA RESEP KUE KU (KUE KURA-KURA) Revisi Kurikulum 2013 RPP Guru Kelas 1 Revisi Silabus Kurikulum 2013 Untuk Sekolah Dasar Riwayat Singkat : RA Kartini - Buku Habis Gelap Terbitlah Terang - Pidato Peringatan RPP Al-Qur'an dan Hadist MI Kelas 1-6 Semester Ganjil dan Genap RPP Kelas 1 Semester 2 Kurikulum 2013 RPP Kelas 4 Semester 2 Kurikulum 2013 Revisi 2016 RPP Kelas 4 Tema 8 Sub Tema 1 - 4 Kurikulum 2013 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 Tema 9 Semester 2 RPP Kurikulum 2013 Kelas 4 SMT 2 Khusus Mata Pelajaran Matematika RPP Kurikulum 2013 Kelas I dan IV Setelah Direvisi RPP Mata Pelajaran FIQIH Madrasah Ibtidaiyah [MI] Kelas 1-2-3-4-5- dan Kelas 6 RPP PENJASORKES KELAS 1-6 SD RPP Prakarya SMP Kelas 7 Kurikulum 2013 Document RPP SMA Kurikulum 2013 Kelas X ~ XI Semester I~II. Salinan Lampiran Permendikbud No. 64 Tahun 2013 SD SMP Soal Surat Tutorial

Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 1-6 MI

Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 1-6 MI - Kurikulum 2013 merupakan hasil rekonseptualisasi secara teoritik kurikulum berbasis kompetensi. Teori mengenai kompetensi dan kurikulum berbasis kompetensi diarahkan kepada pikiran pokok bahwa konten kurikulum 2013 adalah kompetensi, dan kompetensi tersebut diartikan sebagai kemampuan melakukan sesuatu (ability to perform) berdasarkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. 
Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 1-6 MI
Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 1-6 MI
Kurikulum 2013 disusun untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya dengan pendekatan belajar aktif berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah c. q. Kementerian Agama telah melakukan penyesuaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi(SI) pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah. Kurikulum 2013 sudah tidak lagi menggunakan standar kompetensi (SK) sebagai acuan dalam mengembangkan kompetensi dasar (KD). Sebagai gantinya, Kurikulum 2013 telah menyusun kompetensi inti (KI). 

Kompetensi inti adalah tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap kelas atau program (PP No. 32/2013). Kompetensi Inti memuat kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam Kompetensi Dasar. Perubahan perilaku dalam pengamalan ajaran agama dan akhlak mulia menjadi perhatian utama. Tujuan penyusunan Buku Pegangan Guru ini adalah untuk memberikan panduan bagi Guru PAI madrasah pada pembelajaran Mata Pelajaran Aqidah Akhlak dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran. 

Pembelajaran Mata pelajaran Al-Quran Hadis di Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan membaca dan menulis Mata Pelajaran Aqidah Akhlak dengan benar, serta hafalan terhadap surat-surat pendek dalam Mata Pelajaran Aqidah Akhlak, pengenalan arti atau makna secara sederhana dari surat-surat pendek tersebut dan hadis-hadis tentang akhlak terpuji untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladan dan pembiasaan. 

Dalam buku ini terdapat lima hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu: proses pembelajaran, penilaian, pengayaan, remedi, dan interaksi guru dengan orang tua peserta didik. 

Dengan demikian, tujuan pembelajaran diharapkan dapat tercapai secara optimal dan selaras dengan tujuan pendidikan nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggung jawab.

Link Download sebelumnya:
Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas 1-6 MI
Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) K2013
Buku Kerja 1-3 K2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4
Dari kilasan uraian di atas, maka guna mendukung kelancaran pembelajaran siswa madrasah Ibtidaiyah berikut buku pendukung yang diperuntukkan siswa.
  1. Buku Siswa Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 1.pdf
  2. Buku Siswa Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas 2.pdf
  3. Buku Siswa Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 3.pdf
  4. Buku Siswa Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 4.pdf
  5. Buku Siswa Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas 5.pdf
  6. Buku Siswa Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas 6.pdf

Demikian ulasan singkat materi beserta dokumen Mata Pelajaran Aqidah Akhlak yang diformat dengan pendukung aplikasi pdf, semoga akan membawa kemudahan bapak dan ibu guru semuanya. Mohon maaf atas segala kekurangannya.

Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas 1-6 MI

Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas 1-6 MI - Kurikulum 2013 merupakan hasil rekonseptualisasi secara teoritik kurikulum berbasis kompetensi. Teori mengenai kompetensi dan kurikulum berbasis kompetensi diarahkan kepada pikiran pokok bahwa konten kurikulum 2013 adalah kompetensi, dan kompetensi tersebut diartikan sebagai kemampuan melakukan sesuatu (ability to perform) berdasarkan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. 
Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas 1-6 MI
Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas 1-6 MI
Kurikulum 2013 disusun untuk menyempurnakan kurikulum sebelumnya dengan pendekatan belajar aktif berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah c. q. Kementerian Agama telah melakukan penyesuaian Standar Kompetensi Lulusan (SKL)dan Standar Isi(SI) pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah. Kurikulum 2013 sudah tidak lagi menggunakan standar kompetensi (SK) sebagai acuan dalam mengembangkan kompetensi dasar (KD). Sebagai gantinya, Kurikulum 2013 telah menyusun kompetensi inti (KI). 

Kompetensi inti adalah tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap kelas atau program (PP No. 32/2013). Kompetensi Inti memuat kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam Kompetensi Dasar. Perubahan perilaku dalam pengamalan ajaran agama dan akhlak mulia menjadi perhatian utama. Tujuan penyusunan Buku Pegangan Guru ini adalah untuk memberikan panduan bagi Guru PAI madrasah pada pembelajaran Al-Quran Hadis dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran. 

Pembelajaran Mata pelajaran Al-Quran Hadis di Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan membaca dan menulis Al- Quran dan Hadis dengan benar, serta hafalan terhadap surat-surat pendek dalam Al- Quran, pengenalan arti atau makna secara sederhana dari surat-surat pendek tersebut dan hadis-hadis tentang akhlak terpuji untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladan dan pembiasaan. Dalam buku ini terdapat lima hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu: proses pembelajaran, penilaian, pengayaan, remedi, dan interaksi guru dengan orang tua peserta didik. 

Dengan demikian, tujuan pembelajaran diharapkan dapat tercapai secara optimal dan selaras dengan tujuan pendidikan nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggung jawab.

Download lainnya:
  1. Kisi-Kisi Soal PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5, Kelas 6 SD K2013
  2. Kisi-Kisi, Soal dan Kunci Jawab PAS Kelas 1 Semester 1 K2013
  3. Pemetaan KD dan Tema K13 Kelas 1 Semester 2
  4. Dokumen Soal Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD" KTSP Lengkap
  5. Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam K2013 Khusus MI

Dari kilasan uraian di atas, maka guna mendukung kelancaran pembelajaran siswa madrasah Ibtidaiyah berikut buku pendukung yang diperuntukkan siswa.

  1. Buku Siswa Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 1.pdf
  2. Buku Siswa Mata Pelajaran Al-qur'an Hadist Kelas 2.pdf
  3. Buku Siswa Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 3.pdf
  4. Buku Siswa Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4.pdf
  5. Buku Siswa Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 5.pdf
  6. Buku Siswa Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 6.pdf

Demikian ulasan singkat materi beserta dokumen Khusus Buku Siswa K2013 Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Kelas 1-6 MI yang diformat dengan pendukung aplikasi pdf, semoga akan membawa kemudahan bapak dan ibu guru semuanya. Mohon maaf atas segala kekurangannya.

Puncak Acara Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2018

Puncak Acara Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2018 - Salah satu acara dalam Upacara Peringatan Hari Guru Nasional yang akan dilaksanakan pada Senin, 26 November 2018 adalah pembacaan Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Hari Guru Nasional 2018.
Puncak Acara Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2018
Puncak Acara Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2018

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Pada Upacara Hari Guru Nasional, 25 November 2018
Asalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Om Swastiastu,

Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Dengan mengucap alhamdulillah, marilah kita peringati Hari Guru Nasional tahun 2018 ini dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah Swt., Tuhan yang Maha Kuasa, karena rahmat dan anugerah-Nyalah hari ini kita masih bisa berkhidmat dan mengabdikan diri di dunia pendidikan demi kemajuan dan kecerdasan putra-putri bangsa Indonesia.

Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyampaikan ucapan selamat kepada semua guru dan tenaga kependidikan Indonesia, baik yang ada di dalam maupun di luar negeri. Terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan atas dedikasi, komitmen,dan segala ikhtiar yang telah dilakukan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan yang sangat baik ini pula, mari kita berdoa, semoga martabat guru semakin dijunjung tinggi seiring dengan meningkatnya profesionalisme,yang diikuti dengan peningkatan kesejahteraan, dan dedikasi dalam menjalankan tugas mulianya.

Di tengah-tengah perayaan Hari Guru Nasional ini, bangsa Indonesia sedang menghadapi keprihatinan atas beberapa bencana. Dua yang terbesar baru terjadi di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah. Tidak kurang dari 22 ribu orang guru dan tenaga kependidikan serta peserta didik telah menjadi korban, baik yang meninggal dunia, luka berat, kehilangan sanak keluarga, maupun yang kehilangan tempat tinggal. Doa terbaik dari kita semua untuk para guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana tersebut. Semoga Allah Swt.senantiasa memberikan ketabahan dan kekuatan kepada para guru beserta keluarganya.

Bapak dan Ibu Guru yang saya muliakan,

Tema Hari Guru Nasional tahun 2018 adalah “Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad XXI”.Tema tersebut dipilih mengingat tantangan pendidikan di abad XII semakin berat. Hal ini meniscayakan peningkatan profesionalisme menyangkut sikap mental dan komitmen para guru untuk selalu meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Revolusi industri keempat yang sudah merambah ke semua sektor harus disikapi dengan arif karena telah mengubah peradaban manusia secara fundamental. Untuk itu, diperlukan guru yang profesional;guru yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang super cepat tersebut untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar pada setiap satuan pendidikan dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dengan kompetensi global.

Akan tetapi, walaupun teknologi informasi berkembang demikian cepat dan sumber-sumber belajar begitu mudah diperoleh, peran guru sebagai pendidik tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi tersebut. Tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, profesi guru sangat lekat dengan integritas dan kepribadian; guru tidak hanya bertugas untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Tugas guru sebagai pendidik adalah menanamkan nilai-nilai dasar pengembangan karakter peserta didik dalam kehidupannya, termasuk dalam pemanfaatan kemajuan teknologi informasi secara bijak serta sebagai inspirator bagi anak didiknya.

Saat ini kurang bijak rasanya jika kita hanya menyalahkan dahsyatnya perkembangan teknologi informasi. Kita harus mampu mengarahkannya menjadi potensi positif alih-alih terkena dampak negatifnya. Terlebih pada tahun 2019 yang akan datang,penetrasi revolusi industri keempat tersebut akan masuk semakin dalam ke berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan. Oleh sebab itu, peningkatan profesionalisme guru menjadi penting karena hal itu merupakan salah satu syarat utama dalam pewuju dan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter serta menguasai kecakapan abad XIIyang dibutuhkan oleh setiap peserta didik.

Bapak dan Ibu Guru yang saya muliakan,

Kita tahu bahwa Indonesia telah memenuhi kriteria sebagai negara besar jika dilihat dari ukuran wilayah, jumlah penduduk, kekayaan alam,dan keragaman budayanya. Keunggulan komparatif ini harus kita kejar dengan keunggulan kompetitif di bidang SDM. Kita bersyukur bahwa saat ini konsentrasi pemerintah pada pembangunan SDM semakin besar seiring dengan upaya menggenjot pembangunan infrastruktur. Dua hal yang merupakan prasyarat untuk menjadi negara maju. Pada saat kemajuan infrastruktur sudah sedemikan baik maka tidak ada pilihan lain kecuali harus menyiapkan SDM yang unggul dengan kompetensi global. Untuk itu, kita bertekad agar pada masa-masa mendatang para guru dapat semakin berpacu mengambil peran sentral menyiapkan SDM tersebut.

Selanjutnya,dalam rangka perluasan akses, pemerataan mutu, dan percepatan terwujudnya guru profesional, pada tahun yang akan datang Kemendikbud akan menerapkan Kebijakan Sistem Zonasi. Kebijakan Sistem Zonasi diharapkan akan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air.

Sistem zonasi tersebut diharapkan akan memudahkan penanganan dan pengelolaan guru,mulai dari distribusi, peningkatan kompetensi, pengembangan karir,dan penyaluran bantuan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Kegiatan-kegiatan itu dapat dilakukan melalui kegiatan di kelompok/musyawarah kerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah (KKG, MGMP, KKS, MKPS, KKPS, atau MKPS).

Bapak dan Ibu Guru yang saya muliakan,

Setidaknya, terdapat tiga ciri guru profesional yang harus dimiliki oleh para guru.Pertama, guru profesional adalah guru yang telah memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Perubahan zaman mendorong guru agar dapat menghadirkan pembelajaran abad XXI,yaitu menyiapkan peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, dan mampu berkolaborasi. Hal tersebut tentu tidak akan dapat diwujudkan jika para guru berhenti belajar dan mengembangkan diri.

Kedua, seorang guru yang profesional hendaknya mampu membangun kesejawatan. Bersama rekan-rekan sejawat, guru terus belajar, mengembangkan diri,dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan zaman. Bersama teman sejawatnya pula guru terus merawat murah dan menguatkan posisi profesinya. Jiwa korsa guru harus senantiasa dipupuk agar dapat saling membantu dan mengontrol satu sama lain.

Ketiga, seorang guru yang profesional hendaknya mampu merawat jiwa sosialnya. Para guru Indonesia adalah para pejuang pendidikan yang sesungguhnya, yang menjalankan peran, tugas, dan tanggungjawab mulia sebagai panggilan jiwa. Dengan segala tantangan dan hambatan, para guru Indonesia berada di garda terdepan dalam pencerdasan kehidupan bangsa.

Bapak dan Ibu Guru yang saya muliakan,

Akhirnya, marilah kita jadikan Hari Guru Nasional ini sebagai semangat untuk terus membangun peradaban bangsa sehingga Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter, serta mampu bersaing dalam kancah pergaulan global.

Bangsa ini menitipkan amanah kepada Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati untuk memelihara, mengembangkan jati diri, dan membentuk karakter generasi penerus bangsa agar bangsa ini menjadi bangsa yang tangguh, bangsa yang mandiri, berdaya saing, dan penuh toleransi. Sungguhlah tugas yang amat berat bila dipikul seorang diri. Maka dari itu, marilah kita bergandeng tangan menunaikan tugas mulia ini. Di pundak Bapak dan Ibu Guru, kami gantungkan masa depan bangsa ini.

Sekali lagi, saya ucapkan selamat Hari Guru Nasional tahun 2018. Semoga Allah Swt., Tuhan Yang Maha Esa, selalu melindungi kita semua dalam mengemban tugas yang mulia ini.

Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Materi selengkapnya download pada menu di bawah ini:

Demikian ulasan singkat materi Puncak Acara Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2018 semoga bermanfaat.

Download lainnya:

Terima kasih atas segala kunjungannya, semoga materi ini bermanfaat untuk semua pihak yang membutuhkan

Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) K2013 Khusus MI

Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) K2013 Khusus MI - Buku yang kami bagikan saat ini terdiri daftar buku untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang meliputi 5 (lima) Mata pelajaran Al Quran Hadits, Mata pelajaran Akidah Akhlak, Mata Pelajaran Fikih, Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), serta Mata Pelajaran Bahasa Arab. Buku Pendidikan Agama Islam (PAI dan Bahasa Arab telah disusun untuk pegangan siswa dan guru dengan tujuan untuk mempermudah guru dan siswa memahami materi pelajaran khususnya pada penerapan kurikulum 2013.
Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) K2013 Khusus MI
Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) K2013 Khusus MI
Buku-buku yang telah disusun oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama ini merupakan implementasi pemberlakuan Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada jenjang sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Baca juga: Buku Kerja Guru Pelajaran Qur'an Hadis 
Bagi bapak dan ibu guru, serta siswa, maupun orangtua siswa yang membutuhkannya dapat mendownload secara langsung dan bersifat gratis. Dokumen buku kurikulum 2013 atau dengan sebutan kurtilas mata pelajaran PAI tersebut telah diprogram dalam format PDF yang selanjutnya dapat dicetak ulang maupun dibuka langsung dengan menggunakan software PDF Reader atau sofware lainnya dengan memanfaatkan Link download tersedia di bawah.


Demikian ulasan singkat materi Buku Siswa Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) K2013 Khusus MI sehingga dengan adanya pembagian dokumen materi tersebut dapat mempermudah/membantu kemudahan dalam pencarian materi-materi yang sering dicari oleh bapak dan ibu gutu khususnya di jenjang MI. Mohon maaf atas segala kekurangan kami dalam membagikan dan menjelaskan materi pada blog kami ini, sehingga kami senantiasa menunggu kritik, saran serta masukan dari berbagai pihak demi memajukan media ini untuk membagikan berbagai materi pendidikan.

Buku Kerja 3 K2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini

Buku Kerja 3 K2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini - Setelah menjalani proses pembelajaran secara integral, lulusan Madrasah Ibtidaiyah diharapkan memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan seperti penjelasan berikut.
Buku Kerja 3 K2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini
Buku Kerja 3 K2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini

Tujuan Dan Ruang Lingkup Mata Pelajaran

Mata pelajaran Al-Qur'an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan membaca dan menulis al- Qur'an dan hadis dengan benar, serta hafalan terhadap surat-surat pendek dalam al-Qur'an, pengenalan arti atau makna secara sederhana dari surat-surat pendek tersebut dan hadis-hadis tentang akhlak terpuji untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladanan dan pembiasaan.

Hal ini sejalan dengan misi pendidikan dasar adalah untuk: (1) pengembangan potensi dan kapasitas belajar peserta didik, yang menyangkut: rasa ingin tahu, percaya diri, keterampilan berkomunikasi dan kesadaran diri; (2) pengembangan kemampuan baca-tulis-hitung dan bernalar, keterampilan hidup, dasar-dasar keimanan dan ketakwaan terhadan Tuhan YME; serta (3) fondasi bagi pendidikan berikutnya.

Di samping itu, juga mempertimbangkan perkembangan psikologis anak, bahwa tahap perkembangan intelektual anak usia 6-11 tahun adalah operasional konkret (Piaget). Peserta didik pada jenjang pendidikan dasar juga merupakan masa social imitation (usia 6 - 9 tahun) atau masa mencontoh, sehingga diperlukan figur yang dapat memberi contoh dan teladan yang baik dari orang-orang sekitarnya (keluarga, guru, dan teman-teman sepermainan), usia 9 – 12 tahun sebagai masa second star of individualisation atau masa individualisasi, dan usia 12-15 tahun merupakan masa social adjustment atau penyesuaian diri secara sosial.

Secara substansial mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mencintai kitab sucinya, mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam al- Qur'an-hadis sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.Mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk:
  1. memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan, dan menggemari membaca al-Qur'an dan hadis;
  2. memberikan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat al-Qur’an-hadis melalui keteladanan dan pembiasaan;
  3. membina dan membimbing perilaku peserta didik dengan berpedoman pada isi kandungan ayat al-Qur'an dan hadis.

Daftar Isi dari buku Kerja 1 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Standar Kompetensi Lulusan 
2.Tujuan dan Ruang Lingkup Mata Pelajaran 
3.Ruang Lingkup Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Di Madrasah
4.Ibtidaiyah 
5.Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar 
6.Semester Ganjil (1) 
7.Semester Genap (2) 
8.Silabus Pembelajaran 1 
9.Silabus Pembelajaran 2 
10.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 
11.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 
12.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2 
13.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 
14.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 4 
15.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 5 
16.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 6 
17.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Semester 2 
18.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 
19.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2 
20.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 
21.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 4 
22.Penentuan Nilai Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) 

Daftar Isi dari buku Kerja 2 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Kode Etik Guru Indonesia 
2.Hubungan Guru Dengan Peserta Didik: 
3.Hubungan Guru Dengan Orangtua/Wali Murid : 
4.Hubungan Guru Dengan Masyarakat : 
5.Hubungan Guru Dengan Sekolah Dan Rekan Sejawat: 
6.Hubungan Guru Dengan Profesi : 
7.Hubungan Guru Dengan Organisasi Profesinya : 
8.Hubungan Guru Dengan Pemerintah: 
9.Ikrar/Janji/Sumpah Guru 
10.Tata Tertib Guru 
11.Kegiatan Pembiasaan Di Sekolah 
12.Kalender Pendidikan 
13.Alokasi Waktu 
14.Program Tahunan 
15.Program Semester 1 
16.Program Semester 2

Daftar Isi dari buku Kerja 3 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Jadwal Pelajaran
2.Daftar Hadir Tatap Muka
3.Jurnal Mengajar
4.Penilaian Sikap Spiritual
5.Penilaian Sikap Sosial
6.Penilaian Pengetahuan
7.Penilaian Keterampilan
8.Kisi-Kisi Ulangan/Penilaian
9.Kartu Soal
10.Analisis Ketuntasan
11.Analisis Butir Soal

Baca juga:
Dari keseluruhan materi secara lengkap dapat segera dimiliki dengan catatan silahkan download materinya pada postingan di bawah ini dengan catatan mohon untuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi riil di masing-masing satuan pendidikan, karena meskipun ini sudah lengkap, namun perlu juga disesuaikan.
Buku Kerja Guru 3 Al-quran Hadist Kelas 4.rar
Buku Kerja Guru 3 Al-quran dan Hadist Kelas 4.rar
Demikian ulasan singkat materi Buku Kerja 3 K2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini yang secara ringkas pula telah kami jelaskan kurang dan lebihnya mohon maaf.

Download Buku Kerja 2 Kurikulum 2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini

Download Buku Kerja 2 Kurikulum 2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini - Setelah menjalani proses pembelajaran secara integral, lulusan Madrasah Ibtidaiyah diharapkan memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagai berikut:
Download Buku Kerja 2 Kurikulum 2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini
Download Buku Kerja 2 Kurikulum 2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini

Tujuan Dan Ruang Lingkup Mata Pelajaran

Mata pelajaran Al-Qur'an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan membaca dan menulis al- Qur'an dan hadis dengan benar, serta hafalan terhadap surat-surat pendek dalam al-Qur'an, pengenalan arti atau makna secara sederhana dari surat-surat pendek tersebut dan hadis-hadis tentang akhlak terpuji untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladanan dan pembiasaan.

Hal ini sejalan dengan misi pendidikan dasar adalah untuk: (1) pengembangan potensi dan kapasitas belajar peserta didik, yang menyangkut: rasa ingin tahu, percaya diri, keterampilan berkomunikasi dan kesadaran diri; (2) pengembangan kemampuan baca-tulis-hitung dan bernalar, keterampilan hidup, dasar-dasar keimanan dan ketakwaan terhadan Tuhan YME; serta (3) fondasi bagi pendidikan berikutnya.

Di samping itu, juga mempertimbangkan perkembangan psikologis anak, bahwa tahap perkembangan intelektual anak usia 6-11 tahun adalah operasional konkret (Piaget). Peserta didik pada jenjang pendidikan dasar juga merupakan masa social imitation (usia 6 - 9 tahun) atau masa mencontoh, sehingga diperlukan figur yang dapat memberi contoh dan teladan yang baik dari orang-orang sekitarnya (keluarga, guru, dan teman-teman sepermainan), usia 9 – 12 tahun sebagai masa second star of individualisation atau masa individualisasi, dan usia 12-15 tahun merupakan masa social adjustment atau penyesuaian diri secara sosial.

Secara substansial mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mencintai kitab sucinya, mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam al- Qur'an-hadis sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.Mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk:
  1. memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan, dan menggemari membaca al-Qur'an dan hadis;
  2. memberikan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat al-Qur’an-hadis melalui keteladanan dan pembiasaan;
  3. membina dan membimbing perilaku peserta didik dengan berpedoman pada isi kandungan ayat al-Qur'an dan hadis.


Daftar Isi dari buku Kerja 1 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Standar Kompetensi Lulusan 
2.Tujuan dan Ruang Lingkup Mata Pelajaran 
3.Ruang Lingkup Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Di Madrasah
4.Ibtidaiyah 
5.Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar 
6.Semester Ganjil (1) 
7.Semester Genap (2) 
8.Silabus Pembelajaran 1 
9.Silabus Pembelajaran 2 
10.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 
11.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 
12.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2 
13.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 
14.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 4 
15.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 5 
16.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 6 
17.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Semester 2 
18.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 
19.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2 
20.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 
21.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 4 
22.Penentuan Nilai Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) 

Daftar Isi dari buku Kerja 2 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Kode Etik Guru Indonesia 
2.Hubungan Guru Dengan Peserta Didik: 
3.Hubungan Guru Dengan Orangtua/Wali Murid : 
4.Hubungan Guru Dengan Masyarakat : 
5.Hubungan Guru Dengan Sekolah Dan Rekan Sejawat: 
6.Hubungan Guru Dengan Profesi : 
7.Hubungan Guru Dengan Organisasi Profesinya : 
8.Hubungan Guru Dengan Pemerintah: 
9.Ikrar/Janji/Sumpah Guru 
10.Tata Tertib Guru 
11.Kegiatan Pembiasaan Di Sekolah 
12.Kalender Pendidikan 
13.Alokasi Waktu 
14.Program Tahunan 
15.Program Semester 1 
16.Program Semester 2

Daftar Isi dari buku Kerja 3 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Jadwal Pelajaran
2.Daftar Hadir Tatap Muka
3.Jurnal Mengajar
4.Penilaian Sikap Spiritual
5.Penilaian Sikap Sosial
6.Penilaian Pengetahuan
7.Penilaian Keterampilan
8.Kisi-Kisi Ulangan/Penilaian
9.Kartu Soal
10.Analisis Ketuntasan
11.Analisis Butir Soal

Dari keseluruhan materi secara lengkap dapat segera dimiliki dengan catatan silahkan download materinya pada postingan di bawah ini dengan catatan mohon untuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi riil di masing-masing satuan pendidikan, karena meskipun ini sudah lengkap, namun perlu juga disesuaikan.

Demikian ulasan singkat materi Download Buku Kerja 2 Kurikulum 2013 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Revisi Terkini yang secara ringkas pula telah kami jelaskan kurang dan lebihnya mohon maaf.
Link download lainnya:

  1. Kisi-Kisi Soal PJOK Kelas 1, 2, 3, 4, 5, Kelas 6 SD Kurikulum 2013
  2. Kisi-Kisi, Soal dan Kunci Jawab PAS Kelas 1 Semester 1 Kurikulum 2013
  3. Pemetaan KD dan Tema K13 Kelas 1 Semester 2
  4. Download Soal UAS Kelas 6 Semester 1 dan 2
  5. Buku Kerja 1 Pelajaran Al-Qur'an Hadist Kelas 4 Kurikulum 2013 Revisi Terkini

Terima kasih atas segala partisipasinya, semoga materi yang telah kami bagikan pada media sosial ini bermanfaat.

Download Buku Kerja 1 Guru Al-Qur'an Hadist Kurikulum 2013 Kelas 4 Revisi Terkini

Download Buku Kerja 1 Guru Al-Qur'an Hadist Kurikulum 2013 Kelas 4 Revisi Terkini - Setelah menjalani proses pembelajaran secara integral, lulusan Madrasah Ibtidaiyah diharapkan memiliki sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagai berikut:
Download Buku Kerja 1 Guru Al-Qur'an Hadist Kurikulum 2013 Kelas 4 Revisi Terkini
Download Buku Kerja 1 Guru Al-Qur'an Hadist Kurikulum 2013 Kelas 4 Revisi Terkini
Mata pelajaran Al-Qur'an Hadis di Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan membaca dan menulis al- Qur'an dan hadis dengan benar, serta hafalan terhadap surat-surat pendek dalam al-Qur'an, pengenalan arti atau makna secara sederhana dari surat-surat pendek tersebut dan hadis-hadis tentang akhlak terpuji untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladanan dan pembiasaan.

Hal ini sejalan dengan misi pendidikan dasar adalah untuk: (1) pengembangan potensi dan kapasitas belajar peserta didik, yang men¬yangkut: rasa ingin tahu, percaya diri, keterampilan berkomunikasi dan kesadaran diri; (2) pengembangan kemampuan baca-tulis-hitung dan bernalar, keterampilan hidup, dasar-dasar keimanan dan ketakwaan terhadan Tuhan YME; serta (3) fondasi bagi pendidikan berikutnya.

Di samping itu, juga mempertimbangkan perkembangan psikologis anak, bahwa tahap perkembangan intelektual anak usia 6-11 tahun adalah operasional konkret (Piaget). Peserta didik pada jenjang pendidikan dasar juga merupakan masa social imitation (usia 6 - 9 tahun) atau masa mencontoh, sehingga diperlukan figur yang dapat memberi contoh dan teladan yang baik dari orang-orang sekitarnya (keluarga, guru, dan teman-teman sepermainan), usia 9 – 12 tahun sebagai masa second star of individualisation atau masa individualisasi, dan usia 12-15 tahun merupakan masa social adjustment atau penyesuaian diri secara sosial.

Secara substansial mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis memiliki kontribusi dalam memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mencintai kitab sucinya, mempelajari dan mempraktikkan ajaran dan nilai-nilai yang terkandung dalam al- Qur'an-hadis sebagai sumber utama ajaran Islam dan sekaligus menjadi pegangan dan pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.Mata pelajaran Al-Qur'an-Hadis di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk:
a.memberikan kemampuan dasar kepada peserta didik dalam membaca, menulis, membiasakan, dan menggemari membaca al-Qur'an dan hadis;
b.memberikan pengertian, pemahaman, penghayatan isi kandungan ayat-ayat al-Qur’an-hadis melalui keteladanan dan pembiasaan;
c.membina dan membimbing perilaku peserta didik dengan berpedoman pada

isi kandungan ayat al-Qur'an dan hadis.

Daftar Isi dari buku Kerja 1 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Standar Kompetensi Lulusan 
2.Tujuan dan Ruang Lingkup Mata Pelajaran 
3.Ruang Lingkup Mata Pelajaran Al-Quran Hadits Di Madrasah
4.Ibtidaiyah 
5.Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar 
6.Semester Ganjil (1) 
7.Semester Genap (2) 
8.Silabus Pembelajaran 1 
9.Silabus Pembelajaran 2 
10.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 
11.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 
12.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2 
13.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 
14.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 4 
15.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 5 
16.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 6 
17.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Semester 2 
18.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 1 
19.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 2 
20.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 
21.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 4 
22.Penentuan Nilai Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) 

Daftar Isi dari buku Kerja 2 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Kode Etik Guru Indonesia 
2.Hubungan Guru Dengan Peserta Didik: 
3.Hubungan Guru Dengan Orangtua/Wali Murid : 
4.Hubungan Guru Dengan Masyarakat : 
5.Hubungan Guru Dengan Sekolah Dan Rekan Sejawat: 
6.Hubungan Guru Dengan Profesi : 
7.Hubungan Guru Dengan Organisasi Profesinya : 
8.Hubungan Guru Dengan Pemerintah: 
9.Ikrar/Janji/Sumpah Guru 
10.Tata Tertib Guru 
11.Kegiatan Pembiasaan Di Sekolah 
12.Kalender Pendidikan 
13.Alokasi Waktu 
14.Program Tahunan 
15.Program Semester 1 
16.Program Semester 2

Daftar Isi dari buku Kerja 3 Guru Al-quran Hadist Kelas 4 ini terdiri dari:
1.Jadwal Pelajaran
2.Daftar Hadir Tatap Muka
3.Jurnal Mengajar
4.Penilaian Sikap Spiritual
5.Penilaian Sikap Sosial
6.Penilaian Pengetahuan
7.Penilaian Keterampilan
8.Kisi-Kisi Ulangan/Penilaian
9.Kartu Soal
10.Analisis Ketuntasan
11.Analisis Butir Soal

Download:
  1. Aplikasi Olah Nilai Harian, PTS dan PAS Kurikulum 2013
  2. Daftar Nilai Harian Kurtilas Kelas 5 SD/MI Tahun 2018/2019
  3. Buku Panduan Supervisi Akademik K2013 dan KTSP
  4. Modul Penyusunan Soal HOTS Kurikulum 2013 Revisi Terbaru
  5. Download Buku Pegangan Penilaian Soal HOTS
  6. Soal Penilaian Pengetahuan K2013 Kelas 4 SD/MI Semester 2

Dari keseluruhan materi secara lengkap dapat segera dimiliki dengan catatan silahkan download materinya pada postingan di bawah ini dengan catatan mohon untuk disesuaikan dengan situasi dan kondisi riil di masing-masing satuan pendidikan, karena meskipun ini sudah lengkap, namun perlu juga disesuaikan.


Demikian ulasan singkat materi Download Buku Kerja 1 Guru Al-Qur'an Hadist Kurikulum 2013 Kelas 4 Revisi Terkini yang secara ringkas pula telah kami jelaskan kurang dan lebihnya mohon maaf.

Aplikasi Olah Nilai Harian, PTS dan PAS Kurikulum 2013

Aplikasi Olah Nilai Harian, PTS dan PAS Kurikulum 2013 - Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kurikulum 2013  secara nasional telah mulai dipergunakan di sekolah-sekolah sebagai pengganti dari Kurikulum KTSP yang telah digunakan sejak tahun 2006/2007. Pergantian kurikulum ini merupakan hal biasa dalam dunia pendidikan sebagai penyesuaian terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika tidak disesuaikan, maka pendidikan kita akan tertinggal jauh dari negara lain.
Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah adalah penilaian. Secara sederhana penilaian dapat didefinisikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian juga berfungsi sebagai feedback bagi guru untuk mengukur sejauh mana strategi, metode dan pendekatan yang digunakan efektif dan dapat membantu siswa memahami materi pelajaran.

Dalam Kurikulum 2013 digunakan beberapa teknik penilaian antara lain penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. Penilaian sikap terbagi menjadi dua yaitu penilaian sikap sosial dan penilaian sikap spiritual. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan melalui tes tulis, tes lisan dan tes penugasan. Sedangkan penilaian keterampilan  dapat dilakukan dengan cara penilaian kinerja (praktek), penilaian proyek dan penilaian portofolio. Berdasarkan waktu pelaksanaannya, penilaian terbagi menjadi 3 bagian yaitu Penilaian Harian (PH), Penilaian Tengah Semester (PTS) dan Penilaian Akhir Semester(PAS)/Penilaian Akhir Tahun (PAT). 

Berdasarkan pengalaman di lapangan, pelaksanaan penilaian kurikulum 2013 terasa lebih kompleks  dan banyak menyita waktu   jika dibandingkan dengan penilaian pada kurikulum KTSP atau KBK. Apalagi guru belum begitu menguasai langkah - langkah penilaian kurikulum 2013 sehingga proses penilaian menjadi kurang optimal. Hal ini sebenarnya bisa dimaklumi karena pelaksanaan kurikulum 2013 masih dalam proses di sekolah-sekolah.

Menimbang dan mengingat kepada hal tersebut di atas, penulis mencoba mengembangkan aplikasi penilaian harian untuk memudahkan guru dalam pelaksanaan penilaian. Penyusunan aplikasi berpedoman kepada Buku Panduan Penilaian Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikdasmen Kemdikbud RI. Namun karena keterbatasan waktu, baru aplikasi penilaian kelas 5 yang bisa di bagikan. Untuk kelas yang lain akan menyusul lain waktu.
Aplikasi ini dapat digunakan secara langsung di komputer / laptop namun alangkah lebih baiknya jika format penilaian nya di print out sehingga guru bisa mengisi nilai secara manual  dan juga menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti komputer atau laptop error atau terserang virus. 

Jika anda berminat menggunakan aplikasi ini silahkan download melalui link di bawah:


Demikian harapan kami sebagai admin yang membagikan materi Aplikasi Olah Nilai Harian, PTS dan PAS Kurikulum 2013 dapat bermanfaat bagi sesama pendidik.

Buku Panduan Supervisi Akademik K2013 dan KTSP

Buku Panduan Supervisi Akademik K2013 dan KTSP - Pengertian supervisi secara etimologis menurut Ametembun (1993), menyebutkan bahwa dilihat dari bentuk perkataannya, supervisi terdiri dari dua buah kata super + vision : Super = atas, lebih, Vision = lihat, tilik, awasi. Makna yang terkandung dari pengertian tersebut, bahwa seorang supervisor mempunyai kedudukan atau posisi lebih dari orang yang disupervisi, tugasnya adalah melihat, menilik atau mengawasi orang-orang yang disupervisi. 
Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran (Daresh, 1989 & Glickman, et al., 2007). Supervisi akademik tidak terlepas dari penilaian kinerja guru dalam mengelola pembelajaran. Sergiovanni (1987) menegaskan bahwa refleksi praktis penilaian kinerja guru dalam supervisi akademik adalah melihat kondisi nyata kinerja guru untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan, misalnya apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas?, apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan siswa di dalam kelas?, aktivitas-aktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang bermakna bagi guru dan siswa?, apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik?, apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya? Berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan- pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan pendidik dalam mengelola pembelajaran. 

Selain itu, kegiatan supervisi pembelajaran harus membantu guru agar mampu melakukan proses pembelajaran yang berkualitas dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dengan mandiri. Hal ini senada dengan pendapat Spears (1953) yang menyatakan bahwa supervisi pembelajaran merupakan “...the process of bringing about improvement in instruction by working with people who are helping the pupils. It is a process of stimulating growth and a means of helping teachers to help themselves....”Artinya, bahwa supervisi pembelajaran merupakan proses mengupayakan peningkatan proses pembelajaran melalui kerjasama dengan orang yang membimbing siswa, proses melakukan stimulasi perkembangan, dan sebagai media bagi guru untuk memperbaiki diri. Dengan demikian, supervisi pembelajaran lebih menekankan pada memberi dorongan perbaikan mandiri guru dalam meningkatkan proses pembelajaran. 

Fungsi dukungan dalam supervisi pembelajaran adalah menyediakan bimbingan profesional dan bantuan teknis pada guru untuk meningkatkan proses pembelajaran. Logikanya, dengan mengajar lebih baik berarti membantu siswa untuk belajar lebih bermakna, lebih berkualitas, lebihcepat, lebih mudah, lebih menyenangkan, lebih banyak, lebih aplikatif dan efektif. Merujuk dari uraian pendapat di atas dalam panduan ini secara operasional yang dimaksud dengan supervisi akademik adalah kegiatan pembinaan dengan memberi bantuan teknis kepada guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan profesional guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Supervisi Akademik dalam konteks Implementasi Kurikulum 2013

Supervisi akademik secara umum merupakan bantuan profesional kepada guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga guru dapat membantu siswa untuk belajar lebih aktif, kreatif, inovatif, efektif, efisein dan menyenangkan. Dalam konteks kurikulum 2013, kualitas proses pembelajaran yang harus ditingkatkan adalah bagaimana guru membantu peserta didik untuk meningkatkan kemampuan kreativitas mereka melalui kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membentuk jejaring dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, supervisi pembelajaran ini harus dilakukan secara terencana. 

Bentuk kegiatan ini untuk membantu siswa tersebut diharapkan dapat memberi pengalaman proses pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan saja, tetapi harus meningkatkan kreativitas, inovasi, berfikir kritis, dan berkarakter kuat, di antaranya bertanggung jawab, mandiri, toleran, produktif, bekerja sama, dan lain-lain, di samping dukungan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi. Oleh karena itu, guru membutuhkan bantuan dan dukungan dalam memahami dan mempraktekkan strategi dan teknik pembelajaran yang dapat meningkat hasil belajar peserta didik sesuai dengan tuntutan kurikulum. 

Beberapa upaya yang dapat mendukung guru adalah meningkatkan proses pembelajaran, di antaranya. 

  1. Menggunakan buku petunjuk guru dan buku siswa dan bahan pembantu lainnya secara efektif. 
  2. Mengembangkan metodologi dan teknik pembelajaran yang bervariasi dan fleksibel sesuai dengan tujuan. 
  3. Memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. 
  4. Menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif. 
  5. Mengenali karakteristik siswa baik fisik, psikis, bakat, minat maupun kebutuhannya sebagai bahan pertimbangan proses pembelajaran yang akan dilakukan. 
  6. Meningkatkan kemampuan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membentuk jejaring untuk dikomunikasikan/dipublikasikan. 
  7. Mengevaluasi siswa dengan lebih akurat, teliti, dan holistik. 
  8. Mengoptimalkan informasi dan teknologi untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas layanan pembelajaran. 
  9. Melakukan pengembangan keprofesian secara berkelanjutan. 
Dalam konteks Kurikulum 2013, upaya tersebut terutama untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan,menantang, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. Oleh karena itu prinsip pembelajaran yang digunakan harus memiliki mengarahkan sebagai berikut.

(1) peserta didik mencari tahu; (2) berbasis aneka sumber belajar; (3) penggunaan pendekatan ilmiah; (4) pembelajaran berbasis kompetensi; (5) manajemen terpadu; (6) pembelajaran dengan jawaban multi dimensi; (7) pembelajaran ketrampilan aplikatif; (8) kesimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dengan keterampilan mental (softskills); (9) pembelajaran pembudayaan dan pemberdayaan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat; (10) pembelajaran yang menerapkan nilai ketaladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreatifitas; (11) pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat; (12) pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah siswa, dan di mana saja adalah kelas; (13) pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efesiensi efektivitas pembelajaran; dan (14) pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya siswa. 

Sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan/SKL, sasaran supervisi pembelajaran mencakup pengembangan ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dielaborasi. Kegiatan pengawasan proses pembelajaran secara berkala, terukur dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah berkenaan dengan kompetensi supervisi sekaligus sebagai manifestasi kepemimpinan dalam proses pembelajaran akan berdampak pada suksesnya implementasi kurikulum yang akan mengerucut pada peta mutu pembelajaran dan profil mutu guru, oleh karena itu melalui kegiatan supervisi akademik/pembelajaran penanda itu akan terlihat secara akademik keterukurannya dalam sebuah implementasi kurikulum di sekolah.

Tujuan Umum Supervisi Akademik 

Glickman (1981) menyatakan bahwa kegiatan supervisi akademik adalah untuk membantu guru mengembangkan kemampuan mencapai tujuan pembelajaran yang direncanakan bagi murid- muridnya. Dengan demikian tujuan yang paling pokok dalam supervisi pembelajaran bagaimana guru mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Pendapat lain menurut Sergiovanni (1987), kegiatan supervisi akademik bertujuan untuk (a) Pengembangan Profesionalisme; (b) Pengawasan Kualitas; (c) Penumbuhan Motivasi.

Tujuan Khusus 

Tujuan supervisi akademik dalam ruang lingkup pengawasan proses pembelajaran adalah untuk mengetahui berikut. 
  1. Kompetensi guru dalam membuat persiapan atau perencanaan pembelajaran. 
  2. Ketepatan dalam memilih pendekatan, model, metode, dan teknik pembelajaran sesuai dengan bahan ajar yang akan disampaikan kepada siswa. 
  3. Kompetensi guru sebagai tenaga profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas. 
  4. Kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen penilaian dalam melaksanakan evaluasi, baik evaluasi selama proses pembelajaran atau evaluasi hasil belajar. 
  5. Kemampuan guru dalam memberikan tindak lanjut pembelajaran kepada siswa. 
  6. Kelengkapan administrasi pembelajaran yang diperlukan dalam rangka melaksanakan tugasnya sebagai seorang tenaga profesional di bidang pendidikan. 
Manfaat Supervisi Akademik 

Supervisi akademik memiliki manfaat antara lain sebagai berikut. 
  1. Guru yang disupervisi akan mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam membuat perencanaan pembelajaran. 
  2. Guru yang bersangkutan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas. 
  3. Guru yang bersangkutan akan mengetahui kelebihan dan kekurangannya dalam merencanakan dan mengembangkan instrumen penilaian pembelajaran. 
  4. Sebagai bahan refleksi guru untuk menambah dan meningkatkan wawasan serta pengetahuan. 
Fungsi Supervisi Akademik 

Supervisi akademik dapat berfungsi sebagai sumber informasi bagi pengembangan profesionalisme guru. Menurut Alfonso, Firth, dan Neville (1981) supervisi akademik yang baik adalah supervisi akademik yang mampu berfungsi mencapai multi tujuan tersebut di atas. Tidak ada keberhasilan bagi supervisi akademik jika hanya memerhatikan salah satu tujuan tertentu dengan mengesampingkan tujuan lainnya. Berikut gambaran perilaku supervisi akademik.
Prinsip-prinsip pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah sebagai berikut sebagai berikut. 
  1. Praktis, artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah. 
  2. Sistematis, artinya dikembangkan sesuai perencanaan program supervisi yang matang dan tujuan pembelajaran. 
  3. Objektif, artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen. 
  4. Realistis, artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya. 
  5. Antisipatif, artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi. 
  6. Konstruktif, artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi pendidik dalam mengembangkan proses pembelajaran. 
  7. Kooperatif, artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor dan pendidik dalam mengembangkan pembelajaran. 
  8. Kekeluargaan, artinya mempertimbangkan saling asah, asih, dan asuh dalam mengembangkan pembelajaran. 
  9. Demokratis, artinya supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi akademik. 
  10. Aktif, artinya pendidik dan supervisor harus aktif berpartisipasi. 
  11. Humanis, artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis, terbuka, jujur, ajeg, sabar, antusias, dan penuh humor 
  12. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala sekolah). 
  13. Terpadu, artinya menyatu dengan dengan program pendidikan. 
  14. Komprehensif, artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik 
Prosedur/ Tahapan Supervisi 

Dalam melakukan kegiatan supervisi akademik tahapan/siklus yang digunakan mengikuti alur kegiatan pelaksanaan pada pengawasan proses Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses. Alur siklusnya meliputi, pemantauan, supervisi, pelaporan dan tindak lanjut, dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut. 

1. Pemantauan 

Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan,pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. Pemantauan dilakukan melalui antara lain, diskusi kelompok terfokus, pengamatan,pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi. 

2. Supervisi 

Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran yang dilakukan melalui antara lain, pemberian contoh, diskusi, konsultasi, atau pelatihan pelaporan. 

3. Hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses pembelajaran disusun dalam bentuk laporan untuk kepentingan tindak lanjut pengembangan keprofesionalan pendidik secara berkelanjutan. 

4. Tindak Lanjut

Tindak lanjut hasil pengawasan dilakukan dalam bentuk:
  • penguatan dan penghargaan kepada guru yang menunjukkan kinerja yang memenuhi atau melampaui standar; dan 
  • pemberian kesempatan kepada guru untuk mengikuti program pengembangan keprofesionalan berkelanjutan 
Ada empat kegiatan dalam proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan. Keempat kegiatan itu adalah perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan pengawasan proses pembelajaran. Pengawasan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala satuan pendidikan dalam hal ini Kepala Sekolah dan pengawas sekolah. Hal itu sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing. 

Kegiatan kepengawasan yang dilakukan meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut. Pemantauan, supervisi, dan evaluasi dilakukan terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran. Pelaporan disusun dengan substansi hasil pemantauan, hasil supervisi, dan hasil evaluasi. Tindak lanjut diberikan dalam bentuk penguatan, penghargaan, teguran, dan saran mengikuti pelatihan. 

Pengawasan proses pembelajaran merupakan wujud kegiatan penjaminan mutu pembelajaran, sudah selayaknya jika kegiatan supervisi akademik menjadi sebuah kebutuhan bagi guru dalam meningkatkan kemampuan pedagogik dan profesionalismenya agar pembelajaran lebih bermakna dan berhasil guna. 
Pentingnya dimiliki panduan adalah supaya ada acuan kerja standar yang mampu membantu Kepala Sekolah dalam melaksanakan supervisi sehingga mampu memperlihatkan pelaksanaan kegiatan pengimplementasian Kurikulum 2013 dalam pelaksanaan tugas seorang guru dan dapat dijadikan tolok ukur serta tindak lanjut untuk melengkapi kekurangannya

Baca lebih lanjut dengan mendownload materinya di bawah ini:
  1. Panduan Supervisi Akademik.pdf
  2. Panduan Supervisi Akademik.doc
  3. Jadwal Supervisi Observasi Kelas.xlsx
  4. Instrumen Supervisi KS KTSP.docx
  5. Instrumen Supervisi KS K-2013.docx
Demikian ulasan singkat materi Buku Panduan Supervisi Akademik K2013 dan KTSP. semoga bermanfaat.

Daftar Nilai Harian Kurtilas Kelas 5 SD/MI Tahun 2018/2019

Daftar Nilai Harian Kurtilas Kelas 5 SD/MI Tahun 2018/2019 - Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Kurikulum 2013 secara nasional telah mulai dipergunakan di sekolah-sekolah sebagai pengganti dari Kurikulum KTSP yang telah digunakan sejak tahun 2006/2007. Pergantian kurikulum ini merupakan hal biasa dalam dunia pendidikan sebagai penyesuaian terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika tidak disesuaikan, maka pendidikan kita akan tertinggal jauh dari negara lain.
Salah satu aspek penting dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah adalah penilaian. Secara sederhana penilaian dapat didefinisikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian juga berfungsi sebagai feedback (umpan balik) bagi guru untuk mengukur sejauh mana strategi, metode dan pendekatan yang digunakan efektif dan dapat membantu siswa memahami materi pelajaran.

Dalam Kurikulum 2013 digunakan beberapa teknik penilaian antara lain penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan. Penilaian sikap terbagi menjadi dua yaitu penilaian sikap sosial dan penilaian sikap spiritual. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan melalui tes tulis, tes lisan dan tes penugasan. Sedangkan penilaian keterampilan dapat dilakukan dengan cara penilaian kinerja (praktek), penilaian proyek dan penilaian portofolio. Berdasarkan waktu pelaksanaannya, penilaian terbagi menjadi 3 bagian yaitu Penilaian Harian (PH), Penilaian Tengah Semester (PTS) dan Penilaian Akhir Semester(PAS)/Penilaian Akhir Tahun (PAT).

Berdasarkan pengalaman di lapangan, pelaksanaan penilaian kurikulum 2013 terasa lebih kompleks dan banyak menyita waktu jika dibandingkan dengan penilaian pada kurikulum KTSP atau KBK. Apalagi guru belum begitu menguasai langkah - langkah penilaian kurikulum 2013 sehingga proses penilaian menjadi kurang optimal. Hal ini sebenarnya bisa dimaklumi karena pelaksanaan kurikulum 2013 masih dalam proses di sekolah-sekolah.

Menimbang dan mengingat kepada hal tersebut di atas, penulis mencoba mengembangkan aplikasi penilaian harian untuk memudahkan guru dalam pelaksanaan penilaian. Penyusunan aplikasi berpedoman kepada Buku Panduan Penilaian Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah yang dikeluarkan oleh Dirjen Dikdasmen Kemdikbud RI. Namun karena keterbatasan waktu, baru aplikasi penilaian kelas 5 yang bisa di bagikan. Untuk kelas yang lain akan menyusul lain waktu.
Aplikasi ini dapat digunakan secara langsung di komputer / laptop namun alangkah lebih baiknya jika format penilaian nya di printout sehingga guru bisa mengisi nilai secara manual dan juga menjaga hal-hal yang tidak diinginkan seperti komputer atau laptop error atau terserang virus.

Jika anda berminat menggunakan aplikasi ini silahkan download melalui link di bawah:

Daftar Nilai Kurtilas Kelas V TP 2018-2019.xlsx

Demikian semoga materi Daftar Nilai Harian Kurtilas Kelas 5 SD/MI Tahun 2018/2019 ini sedikit dapat meringankan beban bapak dan ibu semuanya. Mohon maaf atas kekurangan kami.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget